Terungkap! Ayah Pelaku Pembunuhan di Rubit Diduga Otaki Pelarian Anaknya ke Kabupaten Ende

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE – Teka-teki pelarian FRG (16), tersangka pembunuhan siswi SMP berinisial STN (14) di Desa Rubit, Kabupaten Sikka, mulai terkuak.

Kepolisian Resor (Polres) Sikka mengungkapkan bahwa tersangka melarikan diri ke Kabupaten Ende atas perintah ayah kandungnya sendiri yang berinisial SG (47).
Kronologi Singkat dan Peran Ayah
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (20/2/2026), ketika korban mendatangi rumah tersangka untuk mengambil gitar. Di sana, tersangka melakukan kekerasan seksual di dapur sebelum akhirnya menganiaya korban hingga tewas.

Setelah menghabisi nyawa korban, tersangka menyeret jasadnya ke Kali Watuwogat dan menyembunyikannya di bawah tumpukan kayu serta bambu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian menyatakan bahwa SG berperan menyuruh FRG kabur sesaat setelah aksi keji tersebut terungkap oleh pihak keluarga di dalam rumah.

“Pelaku ke Ende karena disuruh oleh bapaknya (SG). Detailnya masih dalam proses penyidikan,” ujar Aiptu I Nengah Redi, PS Kanit Pidum Satreskrim Polres Sikka saat konferensi pers di Polres Sikka, Senin (2/3/2026) pagi.

Meski diduga kuat terlibat dalam pelarian anaknya, SG sebelumnya sempat diperiksa dan dilepaskan oleh polisi karena statusnya masih sebagai saksi.

Keputusan polisi melepaskan SG sempat memicu kemarahan Maria Yohana Nona, ibu kandung korban. Sambil menangis, ia merasa penanganan kasus ini tidak serius dan meminta keadilan kepada Kapolda NTT hingga Mabes Polri.

Yohana mencurigai adanya pelaku lain yang membantu memindahkan jasad putrinya, mengingat berat badan korban mencapai 54 kg yang dirasa sulit dilakukan oleh tersangka FRG sendirian.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Vonis Kasus Pembunuhan Noni, Emanuel Herdiyanto Minta Keluarga Ajukan Banding atau Bukti Baru
Ditpolairud Polda NTT Tetapkan Nelayan Parumaan, Sikka DPO Kasus Penangkapan Ikan dengan Bom
Dua Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Noni, Bantu Anak Pelaku Kabur ke Ende
Muncul Tudingan Suap Rp 5 Juta ke Penyidik dalam Kasus Pembunuhan Noni, Wakapolres Sikka: Saksi Alami Halusinasi
Niat Minta Ongkos Pulang Saat Ditilang, Anak di Sikka Diduga Dianiaya Oknum Polantas
Buruh Logistik yang Meninggal Jatuh dari Mobil Box di Sikka Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Tinggalkan Orang Tua Lansia yang Hidup Sendirian
Buruh Logistik Terjatuh dari Mobil Box di Bolawolon, Sikka, Mengalami Pendarahan Serius di Kepala dan Meninggal Dunia
Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Ketiga Kasus Pembunuhan STN, Kuasa Hukum Nilai Polres Sikka Lalai
Berita ini 581 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:28 WITA

Soroti Vonis Kasus Pembunuhan Noni, Emanuel Herdiyanto Minta Keluarga Ajukan Banding atau Bukti Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:49 WITA

Ditpolairud Polda NTT Tetapkan Nelayan Parumaan, Sikka DPO Kasus Penangkapan Ikan dengan Bom

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:20 WITA

Dua Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Noni, Bantu Anak Pelaku Kabur ke Ende

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:49 WITA

Muncul Tudingan Suap Rp 5 Juta ke Penyidik dalam Kasus Pembunuhan Noni, Wakapolres Sikka: Saksi Alami Halusinasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:12 WITA

Niat Minta Ongkos Pulang Saat Ditilang, Anak di Sikka Diduga Dianiaya Oknum Polantas

Berita Terbaru