Rumah Amblas Pascagempa, Warga Kota Uneng, Sikka Bertahan dalam Kekhawatiran

- Reporter

Wednesday, 26 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Yonas Dolu, warga Kota Uneng, Kabupaten Sikka, NTT, menunjukkan rumah yang amblas akibat gempa flores, Rabu, 26 Agustus 2026.

Keterangan foto: Yonas Dolu, warga Kota Uneng, Kabupaten Sikka, NTT, menunjukkan rumah yang amblas akibat gempa flores, Rabu, 26 Agustus 2026.

 

MAUMERE-Kekhawatiran masih menghantui lima warga di RT 05/RW 01, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rumah yang mereka tempati mengalami kerusakan setelah diguncang gempa bumi Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Bagian bangunan rumah milik Yonas Dolu mengalami penurunan tanah sekitar lima sentimeter. Kondisi itu terlihat pada kamar tidur, kamar belakang, lantai bagian belakang rumah, hingga plafon yang ikut bergeser.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah gempa itu, tanahnya turun sehingga lantainya sedikit amblas, sekitar lima sentimeter. Itu terjadi di kamar tidur, kamar belakang dan rongga di bagian bawah. Lantai dan plafon juga ikut turun,” kata Yonas.

Kerusakan tersebut membuat penghuni rumah tidak lagi berani menggunakan sejumlah ruangan yang mengalami penurunan. Mereka memilih membatasi aktivitas di bagian rumah yang dinilai rawan.

Ruangan kamar yang amblas pascagempa Flores, Sabtu (15/8/2026) lalu.

“Untuk sementara ini, kami tidak menempati kamar itu,” ujarnya.

Rasa khawatir juga semakin besar karena rumah tersebut berada di sekitar kawasan Pelabuhan Lorens Say Maumere. Menurut Yonas, getaran masih terasa di dalam rumah ketika kendaraan berukuran besar melintas di jalan pelabuhan.

Kondisi itu membuat keluarga tersebut memilih lebih berhati-hati saat berada di dalam rumah, terlebih setelah bangunan mengalami perubahan struktur pascagempa.

Meski demikian, hingga kini rumah tersebut belum tersentuh pendataan petugas. Yonas mengaku baru menyampaikan kondisi rumahnya secara lisan kepada Ketua RT dan RW setempat.

“Sejauh ini belum didata, hanya kami laporkan ke RT secara lisan,” katanya.

Yonas berharap pemerintah segera turun melihat langsung kondisi rumahnya dan bangunan warga lainnya di sekitar kawasan pelabuhan yang kemungkinan mengalami kerusakan serupa.

Menurut dia, kerusakan akibat gempa tidak selalu terlihat dalam bentuk bangunan roboh. Penurunan tanah, lantai yang amblas, hingga pergeseran plafon juga perlu mendapat perhatian karena dapat membahayakan penghuni.

“Bukan hanya rumah kami, mungkin tetangga-tetangga kami juga mengalami hal yang sama,” jelasnya.

Ia berharap pendataan dan pemeriksaan terhadap rumah-rumah warga dapat segera dilakukan agar pemerintah memiliki gambaran mengenai tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan bagi warga yang terdampak gempa.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantu Pemulihan Pascagempa, Golkar Salurkan 50 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sembilan Kabupaten di NTT
Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Wolomotong, Sikka yang Sudah Tiga Bulan Krisis Air Bersih
Antre Air hingga Dini Hari, Warga Desa Wolomotong Sampaikan Terima Kasih Bantuan Air dari PMI Sikka
BPJS Ketenagakerjaan Sikka Sosialisasikan MLT, Pekerja Bisa Ajukan Kredit Rumah lewat BTN
Wabup Subandi Apresiasi PLN dan Yayasan FREN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder, Sikka
Dorong Pertanian Hortikultura Berkelanjutan, Yayasan FREN dan PLN Tanam Perdana HORTI THE BEST di Desa Hoder, Sikka
Sumber Air Mengering, Warga Desa Wolomotong, Sikka Alami Krisis Air Bersih
Warga Dobo Kesulitan Air Pascagempa, PMI Sikka Salurkan Air Bersih, Tandon dan Bantuan Kebutuhan Dasar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 01:11 WITA

Bantu Pemulihan Pascagempa, Golkar Salurkan 50 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sembilan Kabupaten di NTT

Saturday, 10 October 2026 - 07:16 WITA

Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Wolomotong, Sikka yang Sudah Tiga Bulan Krisis Air Bersih

Saturday, 10 October 2026 - 06:42 WITA

Antre Air hingga Dini Hari, Warga Desa Wolomotong Sampaikan Terima Kasih Bantuan Air dari PMI Sikka

Thursday, 8 October 2026 - 06:49 WITA

Wabup Subandi Apresiasi PLN dan Yayasan FREN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder, Sikka

Thursday, 8 October 2026 - 06:45 WITA

Dorong Pertanian Hortikultura Berkelanjutan, Yayasan FREN dan PLN Tanam Perdana HORTI THE BEST di Desa Hoder, Sikka

Berita Terbaru