MAUMERE-Tiga pejabat masuk dalam bursa terkuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka setelah mengantongi nilai tertinggi dalam rangkaian seleksi. Ketiganya unggul berdasarkan penilaian manajemen &talenta, rekam jejak, dan wawancara akhir.
Ketiga nama tersebut adalah Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Johanes Brekmans Christoforus Putu Botha, dan Paulus Prasetya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Margaretha Movaldes Da Maga Bapa saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekda Sikka. Sementara Johanes Brekmans Christoforus Putu Botha merupakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sikka. Adapun Paulus Prasetya sedang menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Sikka.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan, penilaian terhadap para calon Sekda dilakukan melalui tiga tahapan utama.
“Jadi tahapan proses penilaian itu nilai dari manajemen talenta, rekam jejak, dan juga wawancara akhir,” kata Bupati Juventus, Senin (7/9/2026) malam.
Dari keseluruhan indikator tersebut, lanjut Bupati Juventus, ketiga pejabat tersebut memperoleh nilai tertinggi.
“Dari ketiga tahapan atau indikator itu nilai tertingginya Ibu Femmy Bapa, Pak Putu Botha, dan Pak Paul Prasetya,” ujar Bupati Juventus.
Dengan hasil tersebut, ketiganya menjadi tiga nama dengan posisi teratas dalam proses seleksi dari total 14 calon yang mengikuti tahapan penilaian.
Namun, hasil penilaian tersebut belum serta-merta menetapkan siapa yang akan menduduki jabatan Sekda Sikka. Pemerintah Kabupaten Sikka masih menunggu persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut Bupati, dokumen hasil tahapan seleksi telah dikirimkan kepada BKN untuk diproses. Setelah Pertek diterbitkan, Pemkab Sikka akan berkoordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena untuk mempersiapkan tahapan pelantikan Sekda definitif.
“Setelah Pertek-nya keluar lalu kami nanti tinggal kemudian membuat surat untuk berkoordinasi dengan Pak Gubernur untuk mempersiapkan proses pelantikan Sekda baru,” tutup Bupati Juventus.








