HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

- Reporter

Wednesday, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-Memasuki usia ke-25 tahun, Partai Demokrat didorong untuk tidak berhenti pada perjalanan politik semata, tetapi semakin dekat dengan masyarakat melalui kerja nyata dan solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.

Pesan itu disampaikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sikka dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang jatuh pada 9 September 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sikka, Yunus Noce Fernandez, mengatakan usia 25 tahun harus menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat soliditas sekaligus memperbarui komitmen perjuangan partai.

Menurut Yunus, perjalanan Partai Demokrat selama seperempat abad tidak cukup hanya dilihat dari dinamika politik, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Usia 25 tahun bukan hanya tentang perjalanan sebuah partai, tetapi tentang sejauh mana kita terus hadir dan bekerja untuk rakyat. Kami berharap Partai Demokrat semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Sikka,” kata Yunus.

Ia mengatakan, Demokrat Sikka akan terus mendorong politik yang diwujudkan melalui kerja nyata. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan kelompok rentan, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat hingga pembangunan yang berkeadilan.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Sikka, Octavianus Aryo Adhityo, mengatakan HUT ke-25 juga menjadi ruang bagi kader untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan partai sekaligus menatap masa depan.

Aryo menegaskan, kehadiran partai di tengah masyarakat tidak boleh hanya terasa ketika momentum politik dan pemilu tiba.

“Kami ingin Partai Demokrat di Sikka tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan suara politik, tetapi hadir ketika masyarakat membutuhkan kerja dan solusi. Politik harus menjadi jalan pengabdian,” ujarnya.
lKarena itu, menurut Aryo, seluruh kader Demokrat di Sikka harus semakin solid, rendah hati dan terbuka terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menilai Kabupaten Sikka masih menghadapi berbagai tantangan, tetapi di saat yang sama memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Kondisi tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk partai politik.

“Harapan kami sederhana: Sikka harus terus bergerak maju. Masyarakat harus semakin sejahtera, pelayanan publik semakin baik, pembangunan semakin merata, dan tidak boleh ada masyarakat yang merasa ditinggalkan. Demokrat siap menjadi bagian dari perjuangan itu,” tegasnya.

Dalam momentum HUT ke-25 tersebut, DPC Partai Demokrat Kabupaten Sikka juga mengajak kader, pengurus, simpatisan dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Bagi Demokrat Sikka, usia 25 tahun bukan hanya menjadi penanda panjangnya perjalanan partai, tetapi juga momentum untuk memastikan keberadaan partai tetap memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Semangat “Bersama Rakyat, Memperjuangkan Perubahan dan Perbaikan” pun kembali ditegaskan sebagai pijakan bagi kader Demokrat untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Sikka.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Di Tengah Puskesmas Kepulauan Kekurangan Nakes, 6 Puskesmas Dekat Kota Maumere Justru Kelebihan, Nakes Muda Menumpuk di Kota
Fasilitas dan Nakes Puskesmas Kojagete Masih Kurang, Kadinkes Sikka: Harus Bersabar, Ini Bertahap
Selain Minim Fasilitas, Puskesmas Kojagete Hanya Punya 15 Nakes, Tak Ada Dokter, Warga Pilih Berobat ke RS Kewapante dan Puskesmas Watubaing
Layani 3 Desa Kepulauan, Puskesmas Kojagete, Sikka Tanpa Ambulans dan Mess Nakes, Listrik Masih Pinjam Genset Warga
Berstatus Desa Tertinggal, Warga Desa Kojagete, Sikka Masih Pakai Lampu Pelita, Kades Malik: Kami Diminta Bersabar oleh Pemerintah
Warga Pulau Dambila, Sikka Harus Seberangi Laut Cari Air, PMI Siapkan Respon Bantu Air Bersih
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Monday, 7 September 2026 - 23:49 WITA

Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WITA

Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi

Monday, 7 September 2026 - 08:43 WITA

Fasilitas dan Nakes Puskesmas Kojagete Masih Kurang, Kadinkes Sikka: Harus Bersabar, Ini Bertahap

Monday, 7 September 2026 - 02:54 WITA

Selain Minim Fasilitas, Puskesmas Kojagete Hanya Punya 15 Nakes, Tak Ada Dokter, Warga Pilih Berobat ke RS Kewapante dan Puskesmas Watubaing

Berita Terbaru