LARANTUKA-TAJUKNTT- Sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Kemenimipas NTT dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur memasuki babak baru.
Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Flores Timur pada Jumat (13/02), kedua pihak menyatakan komitmen kuat untuk segera menghadirkan Kantor Imigrasi di Kota Nagi, Larantuka.
Plh. Kepala Kantor Wilayah Kemenimipas NTT, Saroha Manullang, menegaskan bahwa rencana ini merupakan langkah strategis untuk memangkas jarak pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama ini, masyarakat Flores Timur harus menempuh perjalanan darat selama 3 hingga 4 jam menuju Maumere hanya untuk mengurus dokumen keimigrasian.
“Hadirnya Kantor Imigrasi di Larantuka bukan sekadar pengembangan organisasi, melainkan upaya nyata mendekatkan negara kepada rakyat. Kami ingin akses layanan paspor lebih mudah, pengawasan orang asing lebih ketat, dan yang terpenting, perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi lebih optimal,” ujar Saroha Manullang.
Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menyambut antusias rencana ini. Menurutnya, keberadaan kantor imigrasi permanen di Larantuka akan menjadi tameng bagi warga dari praktik percaloan yang kerap menyasar calon pekerja migran.
“Banyak warga kami yang merantau ke Malaysia. Dengan adanya kantor imigrasi di sini, prosedur keberangkatan akan lebih terpantau dan edukasi hukum bisa diberikan langsung. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk melindungi warga Flotim dari risiko pemberangkatan non-prosedural,” tegas Anton.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur berkomitmen untuk menyiapkan lahan dan gedung operasional. Dukungan ini juga diamini oleh DPRD setempat guna memastikan sarana dan prasarana siap pakai dalam waktu singkat.
Langkah akselerasi ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang prima. Selain memperkuat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Flores bagian Timur, kehadiran kantor ini diproyeksikan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.








