MAUMERE-TAJUKNTT-Kepala Regional (Kareg) SPPG NTT, Oswaldus Ngani, mendorong pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah guna mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.
Hal tersebut disampaikan Oswaldus Ngani saat melakukan pertemuan bersama Kepala Sekolah SMPK Alvarez Paga, RP. Saverinus Nuwa, O.Carm., M.Pd., pada Senin (4/5/2026) pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan berlangsung lancar dan fokus pada pembahasan potensi bahan baku lokal untuk mendukung operasional dapur MBG secara berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, Kareg SPPG NTT bersama pihak sekolah mengevaluasi berbagai sumber daya yang tersedia di wilayah Paga. Potensi bahan baku lokal dinilai cukup menjanjikan untuk menopang kebutuhan dapur MBG, terutama jika dikelola secara terencana dan berkelanjutan.
Oswaldus Ngani secara khusus mendorong agar lahan-lahan kosong di lingkungan sekolah maupun di sekitarnya dapat dimanfaatkan secara produktif.
Lahan tersebut disarankan untuk ditanami sayur-mayur, serta dikembangkan untuk peternakan ayam petelur guna memenuhi kebutuhan dasar program MBG.
“Langkah ini strategis dalam menciptakan kemandirian pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan bahan baku bagi program MBG di tingkat lokal. Selain itu, keterlibatan sekolah diharapkan dapat menjadi contoh nyata pemberdayaan berbasis komunitas,” ungkap Oswaldus Ngani.
Pertemuan tersebut berlangsung konstruktif dan menghasilkan kesepahaman untuk menindaklanjuti rencana pemberdayaan lahan sebagai langkah konkret mendukung keberlanjutan program MBG di Paga.
Usai kunjungan di SMPK Alvarez Paga, Kareg SPPI NTT melanjutkan agenda dengan bertemu para koordinator kecamatan di Kabupaten Sikka. Dalam pertemuan lanjutan itu, dibahas pemetaan penerima manfaat program MBG serta penentuan titik pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Sikka.










