Dulu Rujuk Pasien Pakai Pick Up, Kini Puskesmas Tuanggeo Dapat Ambulans dari Bupati Sikka

- Reporter

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Penantian panjang Puskesmas Tuanggeo akhirnya terjawab. Setelah 17 tahun beroperasi tanpa ambulans, fasilitas kesehatan di Kecamatan Palue ini kini resmi memiliki mobil ambulans sendiri, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Kesehatan.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago saat kunjungan kerja dan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Puskesmas Tuanggeo di Desa Ladolaka, Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunci ambulans diserahkan secara simbolis kepada Kepala Puskesmas Tuanggeo, Maria Agustina Longge, disaksikan Kadis Kesehatan Petrus Herlemus, para tenaga kesehatan, dan warga yang hadir.

Bupati Juventus berharap ambulans tersebut digunakan secara optimal untuk penjemputan dan rujukan pasien, mengingat kebutuhan kendaraan medis ini sudah sangat mendesak.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan meski dalam kondisi serba terbatas.

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan layanan kesehatan hingga ke wilayah kepulauan,” ujar Bupati.

Kepala Puskesmas Tuanggeo, Maria Agustina Longge, mengaku sangat bersyukur. Sejak berdiri pada tahun 2008, Puskesmas ini belum pernah memiliki ambulans. Selama enam tahun menjabat, ia dan tim medis harus menyewa mobil pick up untuk merujuk pasien, bahkan dibantu oleh keluarga pasien untuk membiayai transportasi.

“Hari ini adalah rahmat besar bagi kami. Tidak hanya dimulainya pembangunan puskesmas, tapi juga kehadiran ambulans yang sudah kami nanti sejak lama,” ungkapnya haru.

Puskesmas Tuanggeo, yang melayani sekitar 5.095 jiwa, masih menghadapi berbagai keterbatasan. Selain belum memiliki rumah dinas bagi 37 tenaga kesehatannya (33 ASN dan 4 non-ASN), pembangunan gedung baru juga membutuhkan fasilitas tambahan seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan bak penampung air.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan selesai sesuai kebutuhan. Kami juga mohon perhatian untuk tenaga kesehatan non-ASN kami yang sudah bertahun-tahun mengabdi secara sukarela di wilayah kepulauan ini,” tambah Kapus Maria.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah
Rekan Kerja Meninggal Tak Wajar, Guru SMPN Nuba Arat Mogok Kerja dan Datangi Dinas PKO Sikka
Bupati Sikka Temui Wakil Menteri Perhubungan, Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Aewige
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WITA

LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota

Rabu, 15 April 2026 - 07:41 WITA

Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah

Berita Terbaru