Wagub Johni Asadoma Dorong ASN Jadi Penggerak Utama Pemberdayaan Produk Lokal NTT

- Reporter

Tuesday, 3 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan produk lokal.

“Sebagai pelayan publik, ASN harus mampu menjalankan berbagai kebijakan pemerintah secara maksimal, termasuk program prioritas seperti Asta Cita dan Dasa Cita. Apalagi kita telah meluncurkan program One Village, One Product (OVOP) dan Gerakan Beli NTT. Oleh karena itu, ASN perlu menjadi pelopor dalam mendukung dan memasarkan produk lokal NTT,” tegas Wagub Johni saat memimpin apel bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel tersebut juga dihadiri oleh para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, serta para pimpinan perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Johni menyampaikan bahwa saat ini Pemprov NTT sangat fokus pada pemberdayaan potensi lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ASN memiliki peran strategis dalam menyukseskan program-program ini.

“Birokrat sejati adalah mereka yang mampu menjadi penggerak pembangunan. Tanpa dukungan penuh dari ASN, keberhasilan program-program kita sulit tercapai. Kini kita tengah mengembangkan potensi lokal di setiap desa, dan ASN harus berada di garis depan—terlibat aktif serta menyuarakan pentingnya membeli dan menggunakan produk lokal,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar para pimpinan perangkat daerah dapat mengelola organisasinya secara efektif dan terbuka terhadap kritik dan saran.

“Bangun komunikasi yang sehat dengan seluruh staf agar setiap program kerja dapat terlaksana dengan baik. Lingkungan kerja yang sehat, kompak, dan terbuka sangat penting untuk kelancaran pelaksanaan program,” tambah Johni.

Di akhir amanatnya, Wagub juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar pelayanan publik tidak terganggu.

“Saya mengajak seluruh ASN untuk memperhatikan kesehatan masing-masing. Jika kita tidak sehat, maka kinerja kantor pun akan terdampak, dan pelayanan kepada masyarakat bisa terganggu,” ucapnya.

“Marilah kita menyambut minggu ini dengan semangat kerja dan dedikasi tinggi. Kita ubah wajah NTT, sedikit demi sedikit, menuju arah yang lebih baik dari hari kemarin,” tutupnya penuh semangat.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Di Tengah Puskesmas Kepulauan Kekurangan Nakes, 6 Puskesmas Dekat Kota Maumere Justru Kelebihan, Nakes Muda Menumpuk di Kota
Fasilitas dan Nakes Puskesmas Kojagete Masih Kurang, Kadinkes Sikka: Harus Bersabar, Ini Bertahap
Selain Minim Fasilitas, Puskesmas Kojagete Hanya Punya 15 Nakes, Tak Ada Dokter, Warga Pilih Berobat ke RS Kewapante dan Puskesmas Watubaing
Layani 3 Desa Kepulauan, Puskesmas Kojagete, Sikka Tanpa Ambulans dan Mess Nakes, Listrik Masih Pinjam Genset Warga
Berstatus Desa Tertinggal, Warga Desa Kojagete, Sikka Masih Pakai Lampu Pelita, Kades Malik: Kami Diminta Bersabar oleh Pemerintah
Warga Pulau Dambila, Sikka Harus Seberangi Laut Cari Air, PMI Siapkan Respon Bantu Air Bersih
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 23:49 WITA

Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan

Monday, 7 September 2026 - 11:26 WITA

Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi

Monday, 7 September 2026 - 10:24 WITA

Di Tengah Puskesmas Kepulauan Kekurangan Nakes, 6 Puskesmas Dekat Kota Maumere Justru Kelebihan, Nakes Muda Menumpuk di Kota

Monday, 7 September 2026 - 02:54 WITA

Selain Minim Fasilitas, Puskesmas Kojagete Hanya Punya 15 Nakes, Tak Ada Dokter, Warga Pilih Berobat ke RS Kewapante dan Puskesmas Watubaing

Monday, 7 September 2026 - 00:04 WITA

Layani 3 Desa Kepulauan, Puskesmas Kojagete, Sikka Tanpa Ambulans dan Mess Nakes, Listrik Masih Pinjam Genset Warga

Berita Terbaru