Maumere, 25 September 2025– Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof) kembali menegaskan komitmennya pada pelestarian budaya lokal. Kamis (25/9/2025), Rektor Unimof, Erwin Prasetyo, S.T., M.Pd, resmi mengukuhkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dala Gete periode 2025–2026.
UKM yang baru dibentuk ini fokus pada pengembangan musik kampung, tarian tradisional, tarian kreasi, serta tenun ikat—empat pilar budaya yang melekat erat dengan identitas masyarakat Sikka.
“UKM ini menjadi wadah kreativitas mahasiswa yang berakar pada kearifan lokal. Musik, tarian, dan tenun ikat bukan hanya ekspresi seni, tetapi juga identitas kita sebagai orang Sikka,” tegas Rektor Erwin dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, keberadaan Dala Gete diharapkan menjadikan kampus Unimof sebagai salah satu destinasi budaya di Maumere. “Kampus ini harus menjadi rumah sekaligus panggung bagi budaya Sikka. Kami ingin setiap mahasiswa bangga sekaligus ikut menjaga warisan leluhur,” ujarnya.
Selain fokus pada seni pertunjukan dan wastra tenun, UKM Dala Gete juga digagas sebagai ruang promosi pangan lokal. Mahasiswa diajak memperkenalkan produk pangan khas Sikka, baik untuk konsumsi sehari-hari maupun untuk nilai tambah ekonomi kreatif.
Langkah Unimof ini disambut hangat oleh mahasiswa. Mereka menilai Dala Gete bukan sekadar UKM biasa, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk memperkuat identitas budaya di tengah arus globalisasi.
Dengan kehadiran Dala Gete, Unimof tak hanya berfungsi sebagai institusi akademik, tetapi juga menjadi pusat pewarisan budaya dan kreativitas anak muda di Kabupaten Sikka.
Penulis : Wiliam
Editor : Wiliam
Sumber Berita : Liputan










