Sikka-Puskesmas Wualadu di Desa Kloangpopot, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, resmi beroperasi setelah mendapatkan izin operasional dan kode registrasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peresmian dilakukan oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, pada Rabu (8/10/2025).
Puskesmas Wualadu sebelumnya berstatus sebagai puskesmas pembantu (Pustu) yang berada di bawah naungan Puskesmas Habibola. Kini, dengan status barunya sebagai Puskesmas Non Rawat Inap, fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil.
Bupati Juventus dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memperluas akses pelayanan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan adanya puskesmas ini setidaknya tingkat kesadaran masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan juga semakin tinggi,” kata Juventus.
Ia juga berpesan agar Puskesmas Wualadu menjadi tempat pelayanan yang aman dan ramah bagi masyarakat.
“Saya menitip pesan bagi para tenaga medis yang bekerja di puskesmas ini agar dapat mengutamakan kepentingan dan keselamatan dengan memperhatikan keselamatan diri dalam bekerja,” terangnya.
Puskesmas Wualadu dibangun pada tahun 2021 berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi geografis daerah setempat. Pada tahun 2024, Pemkab Sikka meningkatkan status pustu tersebut menjadi puskesmas non rawat inap, dan setahun kemudian mendapatkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, menyampaikan bahwa saat ini ada dua puskesmas di Kabupaten Sikka yang mengalami peningkatan status, yakni Wualadu dan Kojagete di Kecamatan Alok Timur.
“Dengan dikeluarkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan berarti puskesmas bertambah dan siap beroperasi, sehingga mulai 2026 puskesmas ini akan mendapatkan Dana Operasional Kegiatan (DOK) dari Kementerian Kesehatan,” kata Herlemus.
Ia menambahkan, Puskesmas Wualadu melayani empat wilayah kerja: Kloangpopot, Wolomotong, Pelibaler, dan Watumerak dengan total penduduk sebanyak 6.181 jiwa.
Dalam mendukung operasional, Pemkab Sikka juga mengajukan tambahan tenaga medis kepada Kementerian Kesehatan.
“Kami telah mengajukan sepuluh dokter umum dan dua dokter gigi melalui jalur Nusantara Sehat untuk meningkatkan operasional dan pelayanan di Kabupaten Sikka ini,” ujar Herlemus.
Beberapa dokter, lanjutnya, telah mendaftar dan menunggu penugasan dari Menteri Kesehatan.
“Sepuluh dokter umum yang diajukan itu kemudian akan ditempatkan ke sejumlah puskesmas,” terangnya.
Selain itu, Pemkab Sikka juga telah meminta tambahan dokter spesialis untuk Rumah Sakit Daerah Sikka, dan permintaan tersebut telah direspons langsung oleh Menteri Kesehatan.
Penulis: Mia Margaretha Holo
Editor: Redaksi









