Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Wuring, Sikka Senilai Rp1,6 Miliar Dimulai, Target Jadi Sentra Ekonomi Baru

- Reporter

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Wuring, pada 
Selasa, 09 Desember 2025.

Peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Wuring, pada Selasa, 09 Desember 2025.

 

TajukNTT-Sikka-Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, resmi dimulai pada
Selasa, 09 Desember 2025 pagi.

Pembangunan gerai KMP yang berlokasi di Patisomba ini ditandai dengan upaacara adat oleh tua adat setempat dan peletakan baru pertama pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan ini, Camat Alok Barat, Don L.Usi Neno Da Silva, Lurah Wuring, Paskalis Nong Robi, sejumlah lurah di Kecamatan Alok Barat, pendamping Koperasi Merah Putih, pengurus dan pengawas KMP Kelurahan Wuring, serta Babinsa setempat.

Lurah Wuring, Paskalis Nong Robi mengatakan, pembangunan gerai KMP Kelurahan Wuring dimulai hari ini dan dijadwalkan berlangsung selama 90 hari ke depan.

“Pembangunan gedung KMP di Wuring ini yang ketiga di Sikka setelah sebelumnya di bulan november dibangun di Kelurahan Kota Uneng dan Desa Tilang,” ungkapnya.

Dikatakan Paskalis, pembangunan ini berlokasi di tanah milik Pemkab Sikka di Patisomba seluas 2.000 meter2. Pembangunan gerai dilakukan oleh PT Agrinas melalui Kodim Sikka.

“Dari Babinsa Kodim Sikka memastikan progres pembangunan setiap hari ada dan dilaporkan,” ungkap Lurah Wuring.

Dirinya berharap pembangunan gerai bisa berjalan dengan lancar sehingga gedung bisa dimanfakan sesuai peruntukannya.

“Kami selama ini selalu berkoordinasi dengan pengurus KMP Wuring, paling tidak saat awal pembangunan kita kawal dulu supaya bisa berjalan baik,” ujarnya.

Camat Alok Barat, Don L.Usi Neno Da Silva. Ia mengatakan, Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Untuk di wilayah Kecamatan Alok Barat, Kelurahan Wuring menjadi lokasi pertama dibangun gedung KMP.

“Setelah Wuring, sementara berproses untuk pembangunan yakni di Kelurahan Wailiti dan Wolomarang,” ungkapnya.

Dirinya berharap, pembangunan gedung KMP Wuring dapat diselesaikan tepat waktu dan bisa dimanfaatkan oleh anggota, pengurus dan pengawas KMP Wuring.

“Saya sangat mengapresiasi kepada pengurus dan pengawas KMP Wuring karena sudah mulai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedungnya,” ungkap Camat Alok Barat.

Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Wuring, Remigius Nong mengatakan, pembangunan gedung KMP Wuring dalam pengawasan dan arahan KODIM Sikka dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar.

Lanjutnya, jika gedung telah selesai dibangun, maka akan dimanfaatkan untuk gerai sembako, dan apotek dimana nanti ada pula dokter praktik.
Sementara untuk gerai pertanian dan nelayan akan melalui skema pemberdayaan pada beberapa lokasi yang disiapkan.

Ia mengatakan, saat ini telah terdaftar 548 warga Kelurahan Wuring yang menjadi anggota KMP. Pihaknya menargetkan 2.000 warga bisa masuk menjadi anggota.

Selaku Ketua KMP Wuring, Remigius Nong berharap koperasi ini hadir untuk membantu masyarakat dan menjadi senntra ekonomi baru di Kelurahan Wuring.

“Kami memang hadir untuk membantu masyarakat maka konsen yang kami kedepankan adalah pemberdayaan. Maka usaha apapun yang ada disini itu kita prioritaskan warga Kelurahan Wuring. Misalnya kita pelihara ayam potong, kita tidak jual ke luar tetapi jual ke warga Wuring dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Tambah Remigius Nong, selain dua gerai usaha KMP yang beroperasi, pihaknya ke depan akan membangun usaha pertanian dan peternakan terpadu berbasis ekowisata.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jukir Dishub Sikka Tolak Alih Kelola Parkir ke Swasta, Nilai Kebijakan Pemkab Sikka Terburu-buru
Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Desa Rubit Diduga Kabur Saat Dibawa Berobat
Misteri Kematian Remaja Putri di Desa Rubit, Sikka, Keluarga Gelar Upacara Adat Saat Pemakaman
Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Kunjungan Kerja ke Kantor Imigrasi Maumere, Matangkan Rencana Pembangunan Pos Imigrasi di Flores Timur
Bupati Juventus Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sikka
OMK Boganatar Rangkai Kandang Natal dari Seng Bekas Erupsi : Sebuah Refleksi Simbol Perjuangan Umat ditengah Bencana
Prodi Pendidikan Ekonomi Unimof Gandeng Pegadaian Sikka Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
Vox Point Sikka Dukung Penataan Pasar Alok, Penutupan Pasar Wuring Dinilai Sudah Tepat
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:20 WITA

Jukir Dishub Sikka Tolak Alih Kelola Parkir ke Swasta, Nilai Kebijakan Pemkab Sikka Terburu-buru

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:14 WITA

Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Desa Rubit Diduga Kabur Saat Dibawa Berobat

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:47 WITA

Misteri Kematian Remaja Putri di Desa Rubit, Sikka, Keluarga Gelar Upacara Adat Saat Pemakaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:06 WITA

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Kunjungan Kerja ke Kantor Imigrasi Maumere, Matangkan Rencana Pembangunan Pos Imigrasi di Flores Timur

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:30 WITA

Bupati Juventus Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sikka

Berita Terbaru