GMNI dan Tim 9 Demo Dugaan Korupsi Hibah Air Minum Perkotaan di Perumda Wairpuan, Kejari Sikka: Masih Tahap Penyelidikan

- Reporter

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka bersama kelompok Tim 9 (Suara Rakyat untuk Keadilan) menggelar aksi demonstrasi di Kota Maumere, Senin (27/4/2026) siang.

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan lambannya penanganan kasus korupsi proyek pipanisasi air minum perkotaan yang dikelola Perumda Wairpuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang bersumber dari dana penyertaan modal sebesar Rp 6.750.000.000 dalam program Hibah Air Minum Perkotaan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah tahun anggaran 2020 itu diduga menimbulkan kerugian negara.

Massa memulai aksi dengan long march dari Sekretariat GMNI menuju Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka di Jalan Sudirman.

Sepanjang perjalanan, mereka menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut. Aksi berjalan dengan pengawalan aparat Satuan Lalu Lintas Polres Sikka.

Dalam orasinya, para demonstran menilai penanganan kasus tersebut berjalan lambat dan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Mereka mendesak Kejari Sikka untuk segera menetapkan tersangka dan membuka secara transparan proses hukum yang sedang berjalan.

Namun, dalam audiensi yang diharapkan menjadi ruang dialog, massa tidak berhasil bertemu langsung dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sikka.

Akibatnya, tuntutan yang telah disiapkan belum dapat disampaikan secara resmi. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin pekan depan.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sikka, Okky Prasetyo Aji, menjelaskan bahwa penanganan perkara dugaan korupsi proyek air minum itu masih berada pada tahap penyelidikan umum.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka karena penyidik masih mengumpulkan alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum.

“Saat ini terkait alat bukti menurut KUHAP yang baru ada perluasan, yang menyatakan adanya sebuah kerugian negara, bukan kami, bukan juga pelapor, tetapi lembaga yang diberi wewenang.
Sejauh ini kami sudah memeriksa 20 orang saksi,” jelasnya.

Ia menuturkan, Terkait SP2HP, kita sebenarnya selalu memperbaharui informasi terkait sejauh mana hasil kerja. Kami dalam melaksanakan kegiatan baik penyelidikan, penyidikan maupun penuntutan, semuanya dilaporkan by sistem,” ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa terkait Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), pihaknya sebenarnya terus memperbarui informasi mengenai perkembangan penanganan perkara.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap kegiatan, baik pada tahap penyelidikan, penyidikan, maupun penuntutan, seluruhnya dilaporkan melalui sistem.

Menurutnya, proses hukum tetap berjalan dan pihak kejaksaan berkomitmen menuntaskan perkara tersebut secara profesional dan sesuai prosedur yang berlaku.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka
Pelajar SMP di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Sidang Perdana Pembunuhan Pelajar SMP Rubit: Kayu Misterius Muncul Jadi Bukti, Barang Bukti Penting Hilang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:31 WITA

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Rabu, 29 April 2026 - 04:04 WITA

Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli

Rabu, 29 April 2026 - 03:26 WITA

Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka

Berita Terbaru