Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

- Reporter

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE, TAJUKNTT-Pembangunan Fuel Terminal Maumere resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking oleh PT Pertamina Patra Niaga, Rabu (29/4/2026), di lokasi proyek pengembangan TBBM Maumere, Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.

Prosesi groundbreaking dipimpin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui video conference yang terpusat di Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya proyek strategis nasional sektor energi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo,
Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan proyek, Camat Kangae, Kepala Desa Tanaduen, BPD, serta tokoh agama Romo Doni Migo.

Berdasarkan laporan PT Pertamina Patra Niaga, Fuel Terminal Maumere dirancang memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 70.000 kiloliter dan akan difungsikan sebagai pusat distribusi energi (storage hub) di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Proyek ini merupakan bagian dari program hilirisasi nasional guna memperkuat ketahanan energi serta meningkatkan efisiensi distribusi BBM.

Secara teknis, pembangunan mencakup tangki penyimpanan BBM jenis Pertalite, Solar, Pertamax, dan FAME, termasuk infrastruktur dermaga, sistem perpipaan, fasilitas pompa, hingga sistem keamanan dan utilitas pendukung, dengan masa pengerjaan selama 710 hari kalender.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemkab Sikka kami senang dan bangga karena Termimal BBM Maumere akan jadi sentra pelayanan di Provinsi NTT.

“Rupanya Maumere dipilih karena mumpuni dari sisi lokasi untuk melayani Provinsi NTT,” ungkapnya.


Lanjutnya, pembangunan terminal ini menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah dan berharap pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

“Pemerintah daerah berharap semua proyek ini berjalan lancar, Maumere saat ini sedang tumbuh dan berkembang, kami lihat ini menjadi momentum yang baik,” ungkap Wabup Simon.

Sementara itu, Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menegaskan bahwa Maumere akan menjadi pusat distribusi BBM di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Berdasarkan hasil studi, lokasi yang paling optimal untuk dikembangkan adalah Maumere,” kata Hari Purnomo.

Ia menjelaskan, selama ini Kupang sebagai terminal utama sudah tidak dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, Pertamina menggandeng BUMN Nindya Karya untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan terminal BBM Maumere hingga sekitar 70 juta liter.

“Kapal yang dilayani juga akan bervariasi, mulai dari kapasitas kecil sekitar 2,5 juta liter hingga kapal besar.”

Menurutnya, pengembangan ini akan mengubah pola distribusi BBM di NTT. Ke depan, Fuel Terminal Maumere akan melayani distribusi ke Atapupu, Kalabahi, Maumere, Larantuka, Ende, Waingapu, hingga Rote.

“Oleh karena itu, proyek ini menjadi sangat penting. Kami berharap seluruh pihak, khususnya tim dari Nindya Karya, diberikan kemudahan, kelancaran, dan keselamatan sehingga proyek ini dapat diselesaikan dengan baik,” tambah Hari Purnomo.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka
Pelajar SMP di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Sidang Perdana Pembunuhan Pelajar SMP Rubit: Kayu Misterius Muncul Jadi Bukti, Barang Bukti Penting Hilang
Pedagang Eks Geliting Dipindah ke Wairkoja, Wabup Subandi Minta ASN Tak Belanja di Pasar Ilegal
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:31 WITA

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Rabu, 29 April 2026 - 04:04 WITA

Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli

Rabu, 29 April 2026 - 03:26 WITA

Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka

Berita Terbaru