PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital

- Reporter

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-TAJUKNTT-DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka mulai memanaskan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput. Bertempat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Sikka, Rabu (29/4/2026), partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Politik bagi seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sikka.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis partai dalam mempersiapkan kader-kader yang tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga memiliki pemahaman politik yang matang dan siap bekerja memenangkan hati rakyat pada Pemilu mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus H. Takandewa, dalam arahannya menegaskan pentingnya perubahan cara kerja kader di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, khususnya di era digital.

“Untuk memenangkan hati rakyat di era digital ini, kader tidak bisa lagi bekerja secara konvensional atau menggunakan cara-cara lama yang kurang efektif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap pengurus partai harus mampu memenuhi empat indikator kinerja utama yang menjadi tolok ukur internal partai, yakni aspek elektoral, organisasi, komunikasi publik, serta tata kelola.

Keempat aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus H. Takandewa

Lebih jauh, Yunus menyebut Kabupaten Sikka memiliki peran strategis dalam peta politik Nusa Tenggara Timur.

“Politik Sikka adalah barometer politik NTT. Maka kita harus menjaga watak asli partai ini sebagai partai wong cilik. Kita bukan partai yang baru sibuk saat pemilu saja, tetapi hadir untuk rakyat setiap saat,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Yunus juga menggunakan pendekatan kultural untuk menggambarkan karakter kader yang diharapkan. Ia menyinggung tentang “pisang banteng”, salah satu jenis pisang khas daerah yang dikenal kuat dan tidak mudah terserang penyakit.

“Pisang banteng itu kuat, tahan banting, dan bisa diolah menjadi apa saja. Karakter seperti inilah yang harus dimiliki setiap PAC di Sikka,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Andreas Hugo Pareira, menekankan bahwa politik sejatinya adalah jalan pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Partai harus mengurus rakyat. Kekuasaan itu diperoleh untuk kepentingan rakyat. Politik bukan sekadar soal kekuasaan, tetapi tentang memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Andreas, menjadi politisi adalah panggilan untuk melayani, sehingga setiap langkah dan kerja keras kader harus diarahkan pada kesejahteraan dan kebaikan bersama.

“Menjadi politisi itu panggilan. Semua yang kita lakukan harus demi kesejahteraan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok,” tambahnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka
Pelajar SMP di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Sidang Perdana Pembunuhan Pelajar SMP Rubit: Kayu Misterius Muncul Jadi Bukti, Barang Bukti Penting Hilang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 12:31 WITA

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 05:03 WITA

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka

Rabu, 29 April 2026 - 04:04 WITA

Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli

Berita Terbaru