Alokasi Pokir di Dinas PKO Dipangkas, Fraksi Perindo Minta Pemkab Sikka Tak Tetapkan Prioritas Sepihak

- Reporter

Friday, 31 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

​MAUMERE-Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten Sikka secara tegas menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten Sikka yang melakukan penyesuaian dan pemangkasan anggaran pada sejumlah program yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, khususnya yang dialokasikan di Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (PKO).

Sorotan mendalam tersebut disampaikan oleh jajaran Fraksi Perindo dalam Sidang Paripurna V Masa Sidang III agenda Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2027 serta Pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Gedung Lepo Kula Babong, Jumat (31/7/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fraksi Partai Perindo yang dipimpin oleh Lukas Lero, SM selaku Ketua, Marthen Luther Adji, SE selaku Sekretaris, serta anggota Herlindis Donatha Da Rato, S.SiT dan Yuslin Nursivin Dua Botha, S.IP menegaskan bahwa pihaknya sebenarnya sangat memahami kondisi keterbatasan fiskal dan kemampuan keuangan daerah yang mengharuskan dilakukannya rasionalisasi belanja.

Namun demikian, Fraksi Perindo menekankan bahwa setiap langkah penyesuaian atau efisiensi anggaran, terutama yang menyentuh program Pokir dewan, mestinya ditempuh melalui ruang komunikasi, koordinasi, serta pembahasan bersama secara transparan antara eksekutif dan legislatif agar tidak memicu kesan adanya penetapan prioritas secara sepihak oleh pemerintah daerah.

​Lebih jauh, Juru bicara Fraksi Perindo, Lukas Lero, mengingatkan bahwa Pokok-Pokok Pikiran DPRD bukanlah sekadar usulan program biasa, melainkan representasi murni dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang dihimpun secara langsung oleh para wakil rakyat melalui mekanisme reses di lapangan.

Oleh karena itu, jika kondisi keuangan daerah memaksa adanya penundaan atau pengurangan volume program, penetapan skala prioritas harus berpijak pada kriteria yang objektif dan terukur dengan mempertimbangkan tingkat urgensi, manfaat, serta dampaknya secara langsung bagi kesejahteraan warga Kabupaten Sikka.

“Ke depan, Fraksi Perindo berharap mekanisme sinergi dan koordinasi dalam proses rasionalisasi maupun refocusing anggaran dapat diperbaiki agar semangat kemitraan penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap terjalin harmonis,” ungkap Lukas Lero.

​Di samping memberikan catatan kritis terkait anggaran Pokir di Dinas PKO, Fraksi Perindo juga menyatakan dukungannya terhadap Program Revitalisasi Sekolah sebagai bagian dari Program Strategis Nasional untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Sikka.

Meski begitu, Fraksi Perindo memberikan arahan tegas agar tata kelola pelaksanaan program pendidikan tersebut dikawal secara profesional, transparan, dan terbebas dari segala bentuk praktik korupsi, kolusi, nepotisme, maupun intervensi pihak tertentu pada proses pengadaan barang dan jasa.

Fraksi Perindo mengakhiri pemandangan umumnya dengan menyatakan siap melanjutkan pembahasan Rancangan KUA-PPAS TA 2027 ke tahap sidang berikutnya, seraya berharap pemerintah daerah sungguh-sungguh menindaklanjuti seluruh saran dan masukan yang telah disampaikan demi transformasi ekonomi dan kemandirian fiskal Kabupaten Sikka.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 11:24 WITA

Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Berita Terbaru