Pengungsi Gempa di Desa Kesokoja, Pulau Palue Krisis Logistik dan Membutuhkan Bantuan Mendesak

- Reporter

Friday, 21 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

 

MAUMERE,TAJUKNTT–Kondisi memprihatinkan melanda puluhan warga terdampak gempa bumi di RT 014/RW 003 Dusun Natawatu, Desa Kesokoja, Pulau Palue. Di tengah masa-masa sulit pascabencana, sebanyak 62 jiwa yang bertahan di lokasi pengungsian kini harus berpacu dengan waktu akibat krisis pasokan logistik yang kian menipis.

Ancaman kekurangan pangan dan kebutuhan dasar ini kian nyata lantaran para pengungsi baru tersentuh bantuan pemerintah sebanyak satu kali, yakni pada Rabu (19/8/2026). Penyaluran perdana tersebut membawa pasokan yang tergolong sangat terbatas untuk bertahan hidup. Setiap kepala keluarga saat itu hanya mendapatkan alokasi 1 kilogram beras dan 3 butir telur, disamping paket komoditas bersama seperti kopi, gula, teh, susu, minyak goreng, serta 3 dus air minum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan pengungsi Dusun Natawatu, Aldy Mula, menyampaikan bahwa bantuan yang diterima pertengahan Agustus lalu itu kini telah habis terpakai. Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanda-tanda penyaluran bantuan susulan dari pihak berwenang maupun lembaga terkait.

Situasi di posko pengungsian Dusun Natawatu menuntut perhatian ekstra karena mayoritas penghuninya merupakan kelompok rentan. Dari total 62 pengungsi, lebih dari separuhnya adalah anak-anak dan orang tua, dengan rincian 27 anak-anak dan balita, 10 lansia, serta 25 warga usia dewasa. Keberadaan puluhan balita dan lansia ini membuat pemenuhan nutrisi dan sanitasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Saat ini, para warga sangat membutuhkan pasokan bantuan lanjutan yang sifatnya mendesak. Kebutuhan primer yang paling dinantikan di kamp pengungsian meliputi makanan tambahan untuk anak-anak dan lansia, pasokan air bersih yang layak, obat-obatan serta perlengkapan medis dasar, hingga perlengkapan mandi dan sanitasi seperti sabun dan pasta gigi.

Mewakili warga di posko pengungsian, Aldy mengetuk hati pemerintah daerah dan para dermawan agar segera turun tangan menyalurkan bantuan logistik susulan. Langkah cepat dari pihak terkait sangat diharapkan demi menyambung hidup warga dan mencegah munculnya masalah kesehatan baru di lokasi pengungsian Dusun Natawatu.

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantu Pemulihan Pascagempa, Golkar Salurkan 50 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sembilan Kabupaten di NTT
Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Wolomotong, Sikka yang Sudah Tiga Bulan Krisis Air Bersih
Antre Air hingga Dini Hari, Warga Desa Wolomotong Sampaikan Terima Kasih Bantuan Air dari PMI Sikka
BPJS Ketenagakerjaan Sikka Sosialisasikan MLT, Pekerja Bisa Ajukan Kredit Rumah lewat BTN
Wabup Subandi Apresiasi PLN dan Yayasan FREN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder, Sikka
Dorong Pertanian Hortikultura Berkelanjutan, Yayasan FREN dan PLN Tanam Perdana HORTI THE BEST di Desa Hoder, Sikka
Sumber Air Mengering, Warga Desa Wolomotong, Sikka Alami Krisis Air Bersih
Warga Dobo Kesulitan Air Pascagempa, PMI Sikka Salurkan Air Bersih, Tandon dan Bantuan Kebutuhan Dasar
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 01:11 WITA

Bantu Pemulihan Pascagempa, Golkar Salurkan 50 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Sembilan Kabupaten di NTT

Saturday, 10 October 2026 - 07:16 WITA

Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Wolomotong, Sikka yang Sudah Tiga Bulan Krisis Air Bersih

Saturday, 10 October 2026 - 06:42 WITA

Antre Air hingga Dini Hari, Warga Desa Wolomotong Sampaikan Terima Kasih Bantuan Air dari PMI Sikka

Thursday, 8 October 2026 - 06:49 WITA

Wabup Subandi Apresiasi PLN dan Yayasan FREN Dukung Pengembangan Hortikultura di Desa Hoder, Sikka

Thursday, 8 October 2026 - 06:45 WITA

Dorong Pertanian Hortikultura Berkelanjutan, Yayasan FREN dan PLN Tanam Perdana HORTI THE BEST di Desa Hoder, Sikka

Berita Terbaru