Senator AWK Dorong Bandara Komodo Berstatus BLU, Bandara di Flores Diminta Diperkuat Hadapi Bencana

- Reporter

Thursday, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA-Wakil Ketua Komite II DPD RI, Angelius Wake Kako (AWK), mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memaksimalkan konektivitas transportasi di seluruh daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dorongan tersebut disampaikan Angelo dalam pertemuan Pimpinan Komite II DPD RI dengan Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, bersama sejumlah Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Perhubungan, Rabu, 2 September 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Senator Angelo menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis transportasi di NTT, baik sektor udara maupun laut.

Menurut Senator AWK, penguatan konektivitas transportasi sangat penting bagi NTT yang memiliki karakteristik sebagai daerah kepulauan sekaligus berada dalam kawasan Ring of Fire.

“Untuk NTT sebagai daerah Ring of Fire, saya mendorong penguatan kapasitas bandara di NTT, khususnya di Pulau Flores sebagai bagian dari upaya mempercepat jalur distribusi logistik ketika bencana,” ujar Angelo

Ia menilai, penguatan kapasitas bandara di Flores tidak hanya dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mitigasi dan penanganan bencana.

Dengan dukungan infrastruktur dan kapasitas bandara yang memadai, distribusi bantuan, logistik, tenaga medis, maupun kebutuhan darurat lainnya dapat dilakukan dengan lebih cepat ketika terjadi bencana.

Dorong Bandara Komodo Berstatus BLU

Selain penguatan kapasitas bandara di Flores, Angelius Wake Kako juga mendorong agar Bandara Komodo Labuan Bajo dapat diajukan menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Menurutnya, status BLU diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan dan pengembangan bandara, sehingga pelayanan transportasi udara di salah satu pintu masuk utama NTT tersebut semakin optimal.

Bandara Komodo memiliki posisi strategis dalam mendukung konektivitas, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi di NTT.

Minta Rute KM Egon Diperluas

Pada sektor transportasi laut, Angelo turut menyampaikan usulan terkait peningkatan konektivitas melalui armada kapal milik PT PELNI.

Ia meminta agar KM Egon, kapal Ro-Ro milik PELNI yang selama ini melayani rute Surabaya–Waingapu, dapat diperluas rutenya dengan menambahkan Ende dan Lembata.

“Untuk akses laut, saya meminta armada kapal Ro-Ro milik PELNI, KM Egon, yang selama ini melayani rute Surabaya–Waingapu, ditambahkan jalurnya dari Surabaya–Waingapu–Ende–Lembata,” tegas Senator AWK.

Menurutnya, perluasan rute tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas penumpang dan distribusi barang dari Pulau Jawa menuju sejumlah wilayah di NTT.

Konektivitas laut yang semakin baik juga dinilai penting untuk menekan biaya logistik dan memperkuat hubungan ekonomi antardaerah di wilayah kepulauan.

Angelius menegaskan, Komite II DPD RI akan terus mendorong pemerintah pusat agar pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi memperhatikan kebutuhan daerah, terutama wilayah kepulauan dan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.

“Kami terus mendorong agar Kementerian Perhubungan memaksimalkan konektivitas di seluruh daerah di Indonesia,” pungkas Senator AWK.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 11:24 WITA

Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Berita Terbaru