Anggota DPRD Sikka Desak Perumda Wairpuan dan Pemdes Nirangkliung Segera Tuntaskan Masalah Pipa Bocor yang Ganggu Akses Air Bersih Ribuan Warga

- Reporter

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Anggota DPRD Kabupaten Sikka,  Sufriyance Merison Botu, menyoroti serius persoalan kerusakan pipa distribusi utama milik Perumda Wair Pu’an di jalur Nirangkliung-Nangablo. Pipa tersebut rusak akibat aktivitas proyek jalan desa dan hingga kini belum tuntas diperbaiki, sehingga ribuan warga di beberapa desa terdampak kekurangan air bersih dan terpaksa membeli air dari mobil tangki dengan biaya tinggi.

“Betul, kemarin saya ke Ribang Desa Tilang lalu ke Nataweru Desa Lusitada. Masyarakat mengeluh karena besarnya biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli air dari mobil tangki akibat pipa distribusi dari Nirangkliung bocor,” ujar Son Botu, Sabtu (6/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut hak dasar masyarakat.

“Ini tentang hak hidup warga. Pemerintah melalui Perumda Wair Pu’an seharusnya hadir sejak awal kejadian. Tidak bisa duduk diam lalu hanya menghitung kerugian perusahaan. Bagi saya, perusahaan boleh rugi, tapi masyarakat tidak boleh dirugikan,” tegasnya.

Son Botu mengingatkan agar semua pihak menahan diri dan memprioritaskan perbaikan teknis di lapangan. Menurutnya, perdebatan soal tanggung jawab tidak boleh menghambat akses masyarakat terhadap air bersih.

“Para pihak silakan berdebat, tetapi upaya perbaikan harus segera dilakukan untuk meredam gejolak sosial di masyarakat,” kata legislator asal Sikka ini.

Ia juga menilai pemerintah desa Nirangkliung cukup terbuka terhadap berbagai solusi. Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi langsung antara Perumda Wair Pu’an, pemdes, dan masyarakat setempat untuk memperbaiki pipa.

“Cara tercepat adalah Perumda Wair Pu’an turun bersama Pemdes Nirangkliung dibantu masyarakat memperbaiki bagian pipa yang rusak. Kalau itu tidak bisa dilakukan, maka saatnya bupati turun tangan untuk menuntaskan persoalan ini,” tutup Son Botu.

Untuk diketahui, kerusakan pipa distribusi utama Perumda Wair Pu’an di jalur Nirangkliung-Nangablo terjadi usai aktivitas penggusuran proyek jalan desa pasca 17 Agustus 2025. Akibatnya, pipa sepanjang lebih dari 100 meter tertimbun tanah dan sebagian patah.

Upaya Perumda Wairpuan untuk meminta pembukaan timbunan ditolak pelaksana proyek, sehingga perbaikan hanya bisa dilakukan secara darurat. Kondisi ini berdampak langsung pada suplai air ke wilayah Tialng, Baopaat, Lusitada, Hepang hingga Kota Maumere, dan memaksa warga membeli air bersih dengan harga mahal. Hingga kini, persoalan belum tuntas karena tarik ulur tanggung jawab antara Perumda Wair Pu’an dan pemerintah desa.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Senin, 20 April 2026 - 04:58 WITA

Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Berita Terbaru