HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE-TAJUKNTT-Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada korban kebakaran rumah di RT 07/RW 04, Dusun Wolon Gerat, Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Kamis (12/2/2026) sore.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Mama Maria Noeng (74), korban terdampak kebakaran yang menghanguskan rumah tinggal mereka pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Penyerahan bantuan berlangsung di bawah tenda darurat yang menjadi tempat tinggal sementara Mama Maria Noeng.  Penyerahan bantuan berlangsung saat saat hujan deras dan disaksikan oleh Anggota BPD Desa Heopuat, Yohanis Paskalis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua AWAS, Mario WP Sina, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) AWAS yang ke-12, yang akan diperingati pada 14 Februari 2026.

“AWAS sebagai wadah profesional wartawan di Kabupaten Sikka akan genap memasuki usia yang ke-12 pada 14 Februari 2026. Dalam rangka memperingati momentum tersebut, kami menyelenggarakan rangkaian kegiatan dengan tema ‘AWAS Peduli dan Hijaukan Sikka,” ujar Mario Sina.

Ia menjelaskan, peringatan HUT kali ini tidak dirayakan secara seremonial, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, tema tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan utama, yakni aksi kemanusiaan dan aksi pelestarian lingkungan. Aksi kemanusiaan dilaksanakan melalui bakti sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Desa Heopuat.

“Kami ingin kehadiran AWAS tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak,” tambahnya.

Selain bakti sosial, AWAS juga akan melaksanakan aksi pelestarian lingkungan berupa penanaman mangrove di kawasan hutan bakau Dusun Namondale, Desa Nangahale, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan penanaman mangrove tersebut merupakan bentuk komitmen AWAS dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan serta menjaga ekosistem pesisir di Kabupaten Sikka.

Sementara itu, Mama Maria Noeng menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian AWAS.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, Mama Maria sedang mengikuti kegiatan posyandu lansia. Di rumah tersebut, ia tinggal bersama satu orang anak yang mengalami gangguan jiwa serta seorang cucu berusia 11 tahun yang saat ini duduk di kelas VI SDN Wegok Natar.

Akibat kebakaran itu, seluruh isi rumah hangus terbakar. Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan, kecuali dokumen penting berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sebelumnya dibawa saat proses validasi bantuan oleh Dinas Sosial di Kantor Desa Heopuat.

Anggota BPD Desa Heopuat, Yohanis Paskalis, mengatakan bahwa Mama Maria merupakan salah satu warga janda kurang mampu di desa tersebut. Rumah yang terbakar itu diketahui baru dibangun sekitar tahun 2022.

“Kami berencana mengupayakan intervensi bantuan stimulan perumahan dari anggaran dana desa berupa bahan bangunan senilai Rp15 juta untuk membantu membangun kembali rumah Mama Maria,” ujar Yohanis.

Saat ini, korban sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak  berupa bantuan material bangunan untuk dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak huni.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Senin, 20 April 2026 - 04:58 WITA

Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Berita Terbaru