Gubernur KDM ke Sikka Jemput 12 Warga Jabar yang Diduga Jadi Korban TPPO

- Reporter

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE-TAJUKNTT- Sebanyak 12 warga asal Jawa Barat yang berasal dari Cianjur, Purwakarta, Kota Bandung, dan Bandung Barat diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Eltras Pub, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Mereka bekerja sebagai Ladies Companion (LC) dan  mereka telah berada di TRUK – F selama satu bulan.

Pada Senin, 23/2/ 2026, mereka diberangkatkan dari Kabupaten Sikka, NTT menuju Labuan Bajo, NTT menggunakan pesawat carter milik Susi Air sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengatakan kepada sejumlah wartawan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini karena para pekerja mengalami masalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menyajikan masalahnya adalah nanti penyidik, tetapi berdasarkan keluhan mereka yang paling utama adalah mereka mendapatkan kekerasan dari sisi ketenagakerjaan, tidak memiliki kepastian besarnya upah yang diterima, mereka mendapatkan perlakuan kekerasan saat bekerja,” ungkap KDM.

Lebih lanjut, terkait kasbon di Eltras Pub, KDM menjelaskan bahwa pihaknya akan menelusuri penyebab hutang tersebut dan memastikan apakah perusahaan telah memenuhi kewajibannya sebelum menagih hutang.

“Hutangnya diakibatkan apa, sebelum mereka membayar hutang apa saja kewajiban perusahaan, apakah perusahaan sudah memenuhi atau tidak,” jelasnya.

Bahkan, KDM menyatakan kesiapannya untuk membayar hutang para korban jika memang diperlukan.

“Kalau persoalan pembayaran hutang ditimbulkan, saya yang bayarin,” tegasnya.

Disinggung soal penegakan hukum, Dedi Mulyadi meyakini bahwa Polres Sikka dan Kejaksaan mampu menangani kasus ini dengan baik.

“Saya yakin teman-teman dari Polres Sikka dan Kejaksaan daerah terbuka secara transparan supaya semua melihat,” katanya.

Ketua Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F) Maumere, Suster Fransiska Imakulata SSpS, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat dalam memberikan perlindungan kepada warganya yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Fransiska Imakulata menilai bahwa kehadiran langsung Gubernur Dedi Mulyadi menunjukkan komitmen Pemda Jawa Barat dalam melindungi warganya yang berada di perantauan. Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemda Jawa Barat untuk membantu para korban, termasuk memfasilitasi kepulangan mereka ke Jawa Barat.

“Kami dari TRUK-F Maumere sangat mengapresiasi keseriusan Pemda Jawa Barat dalam memberikan perlindungan kepada warganya. Kehadiran langsung Bapak Gubernur menunjukkan komitmen yang kuat untuk membantu para korban,” ujar Fransiska Imakulata.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Senin, 20 April 2026 - 04:58 WITA

Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Berita Terbaru