Tak Puas Kinerja Polres Sikka, Keluarga Korban Pembunuhan Rubit Siap Lapor ke Komisi III DPR RI

- Reporter

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE-TAJUKNTT-Keluarga korban pembunuhan STN alias Noni (14), pelajar SMPK MBC Ohe di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, menyatakan ketidakpuasan terhadap kinerja penyidik Polres Sikka dalam menangani kasus tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan menuntut keadilan, keluarga berencana melaporkan perkara ini ke Komisi III DPR RI di Jakarta.

Rencana tersebut disampaikan oleh perwakilan keluarga, Febrianus Betho, dalam konferensi pers pada Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa langkah ke tingkat nasional ditempuh karena keluarga menilai penanganan kasus belum berjalan maksimal dan belum mengungkap fakta secara menyeluruh.

“Kami akan menemui Komisi III DPR RI untuk meminta dukungan dalam memperjuangkan keadilan bagi adik kami. Kami tetap akan berangkat ke Jakarta, walaupun harus berutang,” tegas Febrianus.

Menurutnya, upaya ini dilakukan setelah berbagai penyampaian kritik terhadap proses penyidikan di tingkat lokal tidak membuahkan perubahan signifikan.

Substansi Perkara Dinilai Lemah
Keluarga menilai bahwa meskipun secara administratif berkas perkara mungkin telah dinyatakan lengkap, namun substansi kasus masih menyisakan banyak pertanyaan.

“Secara administrasi mungkin sudah lengkap, tetapi isi perkara masih sangat lemah. Banyak hal penting yang belum terungkap,” ujarnya.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah motif pembunuhan yang hingga kini belum dijelaskan secara terang.

Selain itu, keluarga juga mempertanyakan barang bukti yang dianggap tidak memadai.

“Barang bukti yang disampaikan hanya gitar dan parang. Kami mempertanyakan apakah itu cukup untuk menjelaskan peristiwa yang begitu sadis. Ini menimbulkan keraguan besar bagi kami,” lanjutnya.

Keluarga meyakini masih terdapat sejumlah barang bukti penting yang belum ditemukan atau belum diungkap oleh penyidik, sehingga kronologi dan fakta sebenarnya belum sepenuhnya jelas.

Dengan melapor ke Komisi III DPR RI, keluarga berharap adanya pengawasan langsung terhadap proses penegakan hukum, termasuk kemungkinan evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum di daerah.

Dukungan terhadap keluarga juga datang dari Relawan Keadilan. Perwakilannya, Yohanes Nong Harciles, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan menyiapkan aksi lanjutan sebagai bentuk perjuangan. Harapan kami hanya satu, keadilan yang nyata bagi Noni dan hukuman seberat-beratnya bagi semua pihak yang terlibat,” tegasnya.

Kasus pembunuhan pelajar di Desa Rubit ini terus menjadi perhatian publik. Desakan dari keluarga dan relawan diharapkan mampu mendorong penanganan perkara yang lebih transparan, profesional, dan mampu mengungkap seluruh fakta di balik kematian korban.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastor di Keuskupan Maumere Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Pelaku Diperiksa
Tragis, Lansia 95 Tahun yang Lama Idap Stroke Meninggal Terbakar di Sikka
Kunjungan Kanwil Imigrasi NTT Jadi Momentum Penguatan Layanan di Imigrasi Maumere
Warga Talibura Diserang Buaya Saat Mandi Laut di Pesisir Pantai Nangamerah
Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 08:30 WITA

Pastor di Keuskupan Maumere Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Pelaku Diperiksa

Jumat, 24 April 2026 - 01:06 WITA

Tak Puas Kinerja Polres Sikka, Keluarga Korban Pembunuhan Rubit Siap Lapor ke Komisi III DPR RI

Jumat, 24 April 2026 - 00:55 WITA

Tragis, Lansia 95 Tahun yang Lama Idap Stroke Meninggal Terbakar di Sikka

Kamis, 23 April 2026 - 15:45 WITA

Kunjungan Kanwil Imigrasi NTT Jadi Momentum Penguatan Layanan di Imigrasi Maumere

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Berita Terbaru