MAUMERE, TAJUKNTT-Kepala Sekolah SMPN 46 Nangahale, Tuti Lisnawati mengungkapkan bahwa bantuan sumur bor dari Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar yang selama ini dirindukan oleh seluruh warga sekolah.
Dalam sambutannya saat peresmian fasilitas air bersih di sekolah tersebut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas bantuan yang diberikan.
“Bantuan ini bukan sekadar pembangunan sumur, tetapi jawaban atas kerinduan dan doa-doa kami selama ini akan air bersih, yang merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan,” ungkapnya, Rabu (6/5/2026) pagi di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menceritakan, sebelum adanya sumur bor, kondisi sekolah sangat terbatas dalam pemenuhan air. Para siswa harus membawa air dari rumah, bahkan ada yang berjalan cukup jauh melewati medan berbukit.
“Air yang mereka bawa pun hanya cukup untuk kebutuhan di WC. Untuk mencuci tangan dan kebutuhan lainnya, kami sering tidak mampu memenuhinya,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat lingkungan sekolah tampak gersang dan fasilitas sanitasi tidak terawat dengan baik.
Namun kini, perubahan mulai dirasakan sejak hadirnya fasilitas air bersih.
“Dengan adanya sumur bor ini, WC menjadi bersih, kebiasaan mencuci tangan dapat dilakukan, dan lingkungan sekolah menjadi lebih hidup dengan tumbuhnya bunga-bunga,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa manfaat dari bantuan tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga sekolah, tetapi juga oleh masyarakat sekitar yang turut memanfaatkan air bersih tersebut setiap hari.
“Setiap pagi sebelum siswa datang dan setelah jam sekolah selesai, masyarakat datang untuk mengambil air. Ini menjadi tanda bahwa bantuan ini membawa manfaat luas,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, pihak sekolah juga menyampaikan kondisi sarana prasarana yang masih terbatas. Dengan jumlah siswa mencapai 231 orang, sekolah masih kekurangan meja, kursi, dan ruang kelas.
“Kami berharap ke depan bisa mendapat dukungan lanjutan, baik berupa bantuan saringan air maupun pembangunan ruang kelas baru,” harapnya.
Sementara itu, Manajer Kemanusiaan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian kemanusiaan dari para jemaat.
“Satu hal yang kami pelajari adalah mengasihi sesama tanpa memandang perbedaan. Kemanusiaan lebih penting,” ungkapnya.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Bantuan yang diberikan berupa sumur bor, tandon air berkapasitas 5.000 liter, tugu kran di area kelas dan toilet, serta wastafel.
Kegiatan peresmian ini turut dihadiri oleh Sukarelawan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Mr.Daniel Waiyne Stead
Mrs.LaDawn Turley Stead, PIC Frans Roga serta serta pihak kontraktor pelaksana, Gregorius Wangge.










