Gubernur dan Wagub NTT Serahkan SK CPNS untuk 1.380 Orang dan Lepas 258 PNS Pensiun

- Reporter

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 1.380 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024, sekaligus melepas 258 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa pensiun periode Januari–Juni 2025.

Acara ini berlangsung di GOR Flobamora, Oepoi, Kupang, pada Kamis (12/6/2025), ditandai pula dengan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi para purna tugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, Yosef Rasi, menyampaikan bahwa CPNS yang diangkat berasal dari formasi Tahun Anggaran 2024. Sementara itu, ASN yang akan pensiun pada semester pertama tahun 2025 berjumlah 258 orang.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan bahwa pengangkatan CPNS bukan hanya proses administratif, melainkan awal dari dedikasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengucapkan selamat kepada para CPNS yang resmi menjadi bagian dari jajaran Pemerintah Provinsi NTT dan mengingatkan bahwa menjadi ASN berarti siap melayani, bukan dilayani.

“Budaya birokrasi yang ingin kita bangun adalah yang bersih, efisien, adaptif, dan responsif. Pegang teguh nilai-nilai ASN yang terangkum dalam akronim BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” ujar Gubernur Melki.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga etika profesi, terus belajar, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital saat ini.

Selain itu, Gubernur Melki menggarisbawahi tantangan besar dalam struktur belanja daerah, di mana 56% APBD NTT digunakan untuk belanja pegawai dan hanya 40% untuk belanja publik.

Untuk itu, ia menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi Rp2,8 triliun pada tahun 2026. Gubernur menyatakan target tersebut dapat tercapai jika seluruh ASN bekerja dengan semangat tinggi, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil yang terukur.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan penghargaan kepada para ASN yang akan pensiun atas pengabdian mereka selama ini, seraya mengajak mereka tetap berkontribusi secara sosial dan moral bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

Acara ini juga dihadiri oleh para asisten Sekda Provinsi NTT, staf ahli gubernur, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Senin, 20 April 2026 - 04:58 WITA

Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Berita Terbaru