Bencana Longsor Landa 4 Desa di Kecamatan Tanawawo, Sikka, Warga Terancam Terisolir

- Reporter

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Sikka meski telah memasuki musim kemarau menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Kecamatan Tanawawo.

Camat Tanawawo, John Oriwis, mengatakan, bencana longsor terjadi di 14 titik yang tersebar di empat desa, yakni Desa Renggarasi, Detu Binga, Bu Selatan, dan Bu Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah sebaran lokasi longsor yang dilaporkan; Desa Renggarasi: 5 titik longsor terjadi di Dusun Wolo Feo, Dusun Faipanda, Kampung Watu Ria, dan ruas jalan Kampung Wolo Para.

Desa Detu Binga: 2 titik longsor di Dusun Sero Wulu dan Kampung Wulu.

Desa Bu Selatan: 3 titik longsor di Nua Heu, Dusun Detu Denu, ruas jalan menuju Wolo Waru Wolo Koja, serta di Wolo Ara.

Desa Bu Barat: 4 titik longsor melanda Kampung Tetaluka, Kampung Puu Rea, dan ruas jalan Detu Duli menuju Nua Nula.

Ancaman Terisolir

Ia juga mengatakan, dampak dari longsor ini cukup serius. Salah satu akses vital yang hampir ambruk adalah ruas jalan menuju Kampung Nua Heu, yang merupakan satu-satunya jalur penghubung masyarakat menuju Dusun di Desa Bu Selatan.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani, warga di wilayah tersebut terancam terisolir total, karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).

Lanjutnya, situasi serupa terjadi di Dusun Wolo Para, Desa Renggarasi, di mana longsor mengancam putusnya akses penghubung antara empat desa, yakni Desa Detu Binga, Bu Selatan, Bu Barat, dan Bu Nua Puu. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena akan mengganggu mobilitas warga dan distribusi bantuan.

Camat Tanawawo menuturkan, longsor terjadi akibat curah hujan yang tidak menentu di wilayah tersebut. Meskipun secara kalender musim telah memasuki musim kemarau, intensitas hujan masih tinggi.

Selain faktor cuaca, minimnya vegetasi dan tanaman hijau yang berfungsi menahan tanah juga memperparah risiko longsor di kawasan perbukitan ini.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat
Momentum HPN 2026, Bupati Juventus Ajak Pers Sikka Kawal Pembangunan Lewat Kritik Konstruktif
Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya
Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas
Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan
Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025
Dorong Pendidikan Vokasi, Hino Serahkan Mesin dan Komponen Berstandar Industri ke Politeknik Cristo Re
Menyapa Masyarakat di Pelabuhan dan Pasar, Imigrasi Maumere Sebarkan Informasi Keimigrasian di Larantuka
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya

Senin, 9 Februari 2026 - 04:31 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:02 WITA

Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:40 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru