
Sikka-Dua ruas jalan provinsi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dipastikan akan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2025. Ruas jalan yang dimaksud adalah Hepang-Sikka dan Waipare-Bola, yang selama ini menjadi aspirasi utama masyarakat di wilayah tersebut.
Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Petrus Brekmans Roby Tulus, saat menghadiri pertemuan bersama (reses) Anggota DPR RI, Melchias Markus Mekeng bersama atusan warga Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyampaikan hal itu sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada kader Partai Golkar dalam pemilu dan pilkada.
“Dua ruas jalan provinsi di Sikka sudah fix dikerjakan tahun ini, yakni ruas Hepang–Sikka dan ruas Waipare–Bola,” tegas Roby Tulus, politisi Partai Golkar.
Ia menjelaskan, kedua proyek tersebut sempat menghadapi tantangan pada saat pembahasan APBD Provinsi NTT karena alasan efisiensi anggaran. Namun, berkat dukungan masyarakat dan perjuangan politik yang konsisten, proyek itu akhirnya masuk dalam daftar prioritas.
“Awalnya katanya efisiensi. Tapi karena kita ada di DPRD, karena bapa dan mama sudah pilih kita, maka kita ngotot berjuang. Awalnya sempat dipangkas waktu pembahasan, tapi akhirnya tetap masuk,” jelasnya.
Roby Tulus menambahkan bahwa per tanggal 1 Agustus 2025, kontrak pengerjaan dua ruas jalan tersebut telah ditandatangani. Pengerjaan fisik direncanakan dimulai paling lambat minggu depan.
“Saya sudah komunikasi dengan Kadis PU NTT. Kontrak sudah ditandatangani. Minggu depan mulai MC0. Itu artinya orang datang ukur dan langsung kerja,” imbuhnya.









