Sukseskan Program MBG, Tiga Dapur Gizi di Sikka Bekali Relawan dengan Pelatihan Penjamah Makanan

- Reporter

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Sebanyak 84 relawan dari tiga Dapur Gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sikka mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji dan penjamah makanan. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Aula Hotel Permatasari, dimulai Kamis (7/8/2025) pagi.

Pelatihan ini digelar oleh Dinas Kesehatan Sikka dan dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, yang menyebut kegiatan ini sebagai yang pertama di NTT dalam konteks penguatan keamanan pangan berbasis dapur gizi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah awal penting. Kita belajar dari kasus di Kupang yang sempat heboh karena cemaran bakteri. Di Sikka, kita antisipasi sejak awal, agar program makan bergizi tidak menjadi bumerang,” ujar Herlemus.

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan makanan tidak bisa sembarangan karena terikat pada puluhan regulasi, termasuk 12 undang-undang, 21 peraturan pemerintah, serta sejumlah peraturan dari Kemenkes, Kementan, dan Badan Gizi Nasional.

Dalam materinya, Herlemus menekankan pentingnya pemahaman soal higiene sanitasi, penggunaan bahan pangan yang aman, serta pencegahan cemaran biologi, kimia, dan fisik.

Ia juga menyampaikan rencana Dinkes untuk mengundang ketiga dapur gizi mempresentasikan SOP masing-masing agar bisa dijadikan contoh praktik baik.

Sementara itu, Koordinator SPPG Kabupaten Sikka, Egenius Djara, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan sesuai standar.

“Kita tidak ingin anak-anak kita sakit karena pangan yang tidak aman. Karena itu, penjamah makanan wajib memiliki pemahaman dan keterampilan sesuai SOP,” ujar Egenius.

Kata Egenius Djara, sebanyak 28 peserta dari masing-masing dapur yakni Dapur Gizi Nangameting, Dapur Gizi Waioti, dan Dapur Gizi Wailiti mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari relawan penjamah makanan, penanggung jawab dapur, dan ahli gizi.

Egenius berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal teknis sekaligus moral bagi para relawan agar dapat menjalankan tugasnya secara bertanggung jawab.

“Dengan pelatihan ini, kita cegah risiko sejak awal, agar ke depan tidak terjadi kejadian luar biasa seperti keracunan. Ini untuk menjamin MBG berjalan aman dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak di Sikka,” tandasnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAZISNU Sikka Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal
Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru
Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal
Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT
AWAS Berbagi Kasih Natal, Salurkan THR dan Parsel untuk 26 Wartawan di Sikka
Pemkab Sikka Pacu Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih, Target Diresmikan 31 Januari 2026
Berita ini 406 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:40 WITA

Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WITA

Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:23 WITA

Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:51 WITA

Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:34 WITA

Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA