
Sikka-Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, tahun ini menerima bantuan program Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Bidang Cipta Karya Tahun 2025 senilai Rp 376 juta.
Bantuan tersebut berasal dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sikka dan diperuntukkan bagi pembangunan 25 unit jamban keluarga, dengan alokasi anggaran sekitar Rp 15 juta untuk setiap unit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, program ini berada di bawah kegiatan Pengembangan dan Pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat Skala Individu/Komunal.
Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas sanitasi, memperbaiki kesehatan lingkungan, dan mengurangi kebiasaan buang air besar sembarangan di masyarakat.
Pembangunan jamban akan dilakukan di rumah-rumah keluarga penerima manfaat berdasarkan hasil pendataan Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM) Hoder.
Ketua KSM Hoder, Agustinus Melky mengatakan, pendataan penerima manfaat dilakukan sejak setahun lalu dan nama-nama penerima telah ditetapkan berdasarkan survei lapangan.
“Ada kriteria keluarga penerima manfaat bantuan sanitasi ini. Nama-nama 25 keluarga penerima sudah ditetapkan sesuai hasil survei dari KSM Hoder,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025) sore.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Hoder, Jon Jumantin, berharap bantuan jamban senilai Rp 15 juta per keluarga ini benar-benar diberikan kepada warga yang paling membutuhkan.
“Prioritasnya seharusnya untuk warga yang sama sekali belum punya jamban atau masih menumpang pada jamban tetangga. Kalau tepat sasaran, manfaatnya akan terasa langsung bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
KSM Hoder memastikan pembangunan berjalan sesuai tujuan program dan tepat sasaran pada keluarga penerima manfaatnya.










