
Sikka-Usaha apapun bila digeluti dengan tekun tentu akan membuahkan hasil yang baik.
Setidaknya itu yang diyakini Petra Adolorata Mado (52), pelaku usaha galon air sekaligus agen BRILink di Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan yang biasa disapa Mama Eta itu sekarang dikenal sebagai salah satu agen BRILink yang memberikan layanan cepat dan mudah bagi masyarakat setempat.
Ditemui di tempat usahanya yang berlokasi di samping Kantor BRI Unit Nita, Jumat,15/08/2025, Mama Eta menuturkan perjalanan panjangnya menjadi pelaku usaha.
Mama Eta mengenal dunia perbankan yang dimulai sejak kecil berkat didikan kedua orang tuanya. “Dari kecil saya sudah punya tabungan Tabanas,” ujarnya.
Sebelum menjadi pelaku usaha, Mama Eta pernah bekerja sebagai pegawai koperasi.
Bersama suaminya, Mama Eta mulai merintis usaha bengkel sepeda motor. Sayangnya, usaha tersebut tidak berjalan dengan baik.
Pada 2012, ia dan suaminya kemudian beralih usaha dengan membuka usaha depot air minum dengan modal pinjaman dari BRI sebesar Rp.60 juta.
Pada 2014, BRI Cabang Maumere memperkenalkan layanan BRILink dan menawarkan kemitraan sebagai agen BRILink. Saat itu, layanan perbankan lewat agen masih belum banyak dikenal masyarakat.
Awalnya ia sempat ragu dengan tawaran tersebut lantaran belum terlalu paham dan yakin usaha tersebut bisa berjalan. Meski demikian, ia tetap menerima dan mencoba menjadi agen BRILink.
“Awalnya nasabah saya hanya anggota keluarga, transaksi pun sederhana seperti isi pulsa,” kenangnya.
Namun, seiring waktu dan gencarnya sosialisasi dari pihak bank, usaha agen BRILink miliknya mulai dikenal luas.
Lantaran usaha yang ia jalankan tersebut memberi prospek yang baik, Mama Eta kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaanya pada 2018 untuk fokus pada bisnis depot air minum dan layanan agen BRILink.
Ia mengaku, modal awal sebesar Rp60 juta dari pinjaman KUR BRI digunakan untuk membeli mesin depot air, membangun tempat usaha, serta membayar kontrak lokasi yang kini sudah menjadi milik sendiri.
“BRILink sangat mendukung usaha depot saya. Saat orang datang mengambil air, mereka juga bisa melakukan transaksi perbankan seperti bayar listrik, tagihan air, atau isi pulsa dan masih banyak lagi,” kata Eta.
Setiap hari, usaha Mama Eta melayani 60-70 galon air minum dan berbagai transaksi BRILink, mulai dari transfer uang, penarikan tunai, pembayaran tagihan, hingga cicilan kendaraan.
Ia mengaku, lonjakan transaksi biasanya terjadi saat penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). “Bisa dari pagi sampai malam non-stop,” ujarnya.
Meski bank beroperasi, banyak nasabah tetap memilih datang ke agennya karena dinilai lebih cepat dan praktis. “Pedagang misalnya, mereka ingin transaksi cepat agar bisa kembali berjualan,” jelasnya.
Dukungan dan Pendampingan BRI
Mama Eta menegaskan, menjadi agen BRILink tidak rumit selama memiliki usaha aktif dan status sebagai nasabah BRI. Ia menilai kedisiplinan dalam mengelola pinjaman menjadi faktor penting keberhasilan.
“Bank BRI selalu membantu, mulai dari proses pinjaman hingga pendampingan. Setiap bulan ada petugas yang memantau perkembangan usaha,” tuturnya.
Keberhasilan Mama Eta sebagai agen BRILink telah membawanya menerima berbagai penghargaan dari BRI. Ia mengaku, dukungan bank membuatnya semakin percaya diri menjalankan usaha.
Kepada masyarakat yang ingin menjadi agen BRILink, Mama Eta berpesan agar tidak takut memulai. “Kuncinya tekun, layani dengan hati, jaga modal usaha, dan bertanggung jawab. Agen itu perpanjangan tangan bank, jadi harus siap melayani masyarakat,” ungkapnya.
Kini, setelah satu dekade berkiprah, Mama Eta menjadi contoh nyata bahwa kemitraan dengan perbankan bisa membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.
Dengan perpaduan layanan perbankan dan usaha depot air minum, ia bukan hanya menghidupi keluarganya, serta menggaji 4 karyawan tetapi juga membantu memperlancar aktivitas keuangan masyarakat.
Berkat keuletannya, ia berhasil penghargaan Agen BRILink Loyalitas Terbaik se-Indonesia Tahun 2024, yang diberikan oleh Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta pada September 2024. Eta mendapatkan reward berupa sebuah Piala, Piagam Penghargaan, dan Tabungan Emas 10 gram.










