
Sikka-Sebuah pesta pernikahan di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, berubah tragis setelah terjadi tindak pidana penganiayaan yang menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya, Sabtu (23/8/2025) dini hari.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wita di rumah warga, Ibu Maria Magdalena Nona, yang beralamat di Jalan KS. Tubun, RT 016/RW 004, Kelurahan Kota Baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban meninggal dunia diketahui berinisial AAM (25), warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok. Korban sempat dilarikan ke RS dr. TC Hillers Maumere, namun meninggal pada pukul 03.56 Wita akibat luka serius yang dialaminya.
Sementara itu, terduga pelaku berinisial ANM (25), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kabor, berhasil diamankan polisi sekitar tiga jam setelah kejadian. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Sikka.
Menurut keterangan saksi, peristiwa berawal saat korban dan pelaku yang tidak saling mengenal ikut berjoget di arena pesta. Pelaku disebut berjoget dengan gaya kasar hingga membuat teman korban menegurnya. Teguran itu memicu emosi pelaku yang kemudian memukul dan mengeluarkan sebilah pisau.
Pelaku langsung menikam tiga orang sekaligus. Satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan medis di RS dr. TC Hillers Maumere.
Kapolres Sikka melalui Kasie Humas, Ipda.Leonard Tunga mengatakan, Kepolisian Resor Sikka segera melakukan tindakan setelah menerima laporan, termasuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan pelaku, serta memproses laporan polisi dengan nomor: LP/B/128/VIII/2025/SPKT/POLRES SIKKA/POLDA NTT.
“Pelaku berhasil diamankan kurang lebih tiga jam setelah kejadian oleh tim Reskrim Polres Sikka. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif maupun kemungkinan adanya pelaku lain,” ungkapnya.








