Camat Alok Inisiasi Edukasi Pembalut Kain Ramah Lingkungan bagi Ibu Rumah Tangga di Kota Uneng Usai Kerja Bakti “Jaga Nian Tanah”

- Reporter

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka- Puluhan ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, mengikuti kegiatan edukasi penggunaan pembalut kain yang bisa dipakai berulang kali.

Edukasi ini berlangsung usai kerja bhakti massal bersama warga pada Jumat (12/9/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut digagas oleh Camat Alok bekerja sama dengan CV Gesia Sukses. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan alternatif pembalut kain dan popok kain cuci ulang sebagai pilihan ramah lingkungan sekaligus ekonomis.

Bambang, perwakilan dari CV Gesia Sukses mengatakan, di dalam pembalut ada sebuah bahan yang warnanya putih dan mirip sekali dengan kapas namun bukan kapas. Ini adalah bahan yang secara fabrikasi diberi nama pull tisue. Sering kali, saat menggunakan pembalut, para perempuan menyampaikan adanya rasa gatal atau panas.

“Kejadian gatal atau panas itu disebabkan oleh sebuah zat yang terkandung di dalam pembalut namanya klorin. Korin itu sebenarnya sudah ditetapkan biang keladi menjahati perempuan, tetapi banyak perempuan tidak sadar. Awalnya perempuan hanya merasa gatal atau panas saja tetapi lama-lama zat aktif ini meresap masuk, melekat di dalam dan tidak mudah hilang bertahun-tahun. Salah satu dampak dari klorin bisa munculkan penyakit yang disebut dengan kanker serviks. Penyakit ini menyerang ribuan perempuan di Indonesia dan menyebabkan kematian,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dampak dari klorin iuga bisa menimbulkan kelahiran prematur dan kelahiran kembar siam, kista, dan penyakit pada organ reproduksi lainnya.

Bambang juga mengatakan, sebaiknya perempuan yang sehat memiliki “alat pribadi” seperti handuk kecil, gunting kecil, pemotong kuku, pembersih telinga serta sisir kecil yang disimpan dalam tas kecil.

Sosialisasi pembalut kain cuci ulang menarik perhatian ibu-ibu yang hadir. Mereka tidak hanya mendapat penjelasan, tetapi juga praktik cara penggunaan, teknik pencucian, hingga tips menjaga higienitas pembalut kain cuci ulang tersebut.

Salah satu warga, Mama Oktaviani Pengu, IRT asal RT 02/RW 03 Kelurahan Kota Uneng, mengaku senang dengan inovasi tersebut.

“Harga jualnya pas sesuai produknya. Bisa dipakai berulang kali, jadi tidak hanya lebih hemat tapi juga membantu mengurangi sampah plastik,” ujar Mama Oktaviani.

Camat Alok, Rudlof M. Cherubim Newar, mengatakan rangkaian acara tidak hanya kerja bakti, tetapi juga dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan lain. Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan agenda rutin pada minggu kedua setiap bulan.

“Setiap bulan minggu kedua kami menjadwalkan kegiatan bakti sosial di empat kelurahan. Hari ini di Kota Uneng, bulan Oktober bergilir di Kelurahan Madawat,” jelas Camat Alok yang biasa disapa Chery Newar ini.

Menurutnya, program ini mendukung instruksi Bupati Sikka “Jaga Nian Tana, Jumat Giat Berantas Sampah.”

Selain menjadi kewajiban warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan bulanan ini difokuskan secara masal dengan melibatkan lurah, ASN, hingga Forkompimca.

“Kegiatan bakti sosial kali ini dikolaborasikan dengan beberapa agenda lain, di antaranya sosialisasi kesehatan reproduksi oleh agensi produk ibu dan balita, CV Gesia Sukses Bersama serta pembagian minyak goreng gratis untuk masyarakat. CV Gesia juga memperkenalkan produk pembalut dan popok kain ramah lingkungan yang dapat digunakan berulang kali, serta diklaim bermanfaat mencegah kanker serviks,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi (Deperindagkop) Kabupaten Sikka, Ferdi Lepe, turut hadir memberikan sosialisasi tentang Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kota Uneng. Koperasi ini sudah memiliki 400 anggota dengan dana simpanan mencapai ratusan juta rupiah, dan akan segera menguji pencairan pinjaman pertama.

Selain itu, kata Chery Newar, Kadis Pariwisata Kabupaten Sikka juga hadir memberikan sosialisasi terkait pengembangan hutan mangrove di Kampung Garam, Kelurahan Kota Uneng sebagai destinasi wisata baru di Kota Maumere.

Ia menambahkan, agenda juga dirangkaikan dengan undian bagi anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Uneng.

“Ada 20 anggota beruntung yang akan menjadi calon peminjam kloter pertama. Undian dilakukan langsung oleh Bupati Sikka bersama sejumlah pejabat terkait,” tambahnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAZISNU Sikka Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal
Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru
Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal
Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT
AWAS Berbagi Kasih Natal, Salurkan THR dan Parsel untuk 26 Wartawan di Sikka
Pemkab Sikka Pacu Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih, Target Diresmikan 31 Januari 2026
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:40 WITA

Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WITA

Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:23 WITA

Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:51 WITA

Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:34 WITA

Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA