Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak

- Reporter

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di rumahnya, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.

Kapolres Sikka melalui Kasie Humas, Ipda Leonard Tunga pada Kamis (30/4/2026) malam mengungkapkan, korban diketahui bernama Yohanes Ferianus (39), warga Dusun Wairlong, Desa Wairkoja, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, AMCK (13), sepulang dari sekolah.

Saat tiba di rumah dan membuka pintu dapur, saksi dikejutkan dengan kondisi ayahnya yang sudah tergantung pada balok dapur menggunakan tali nilon. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga dan keluarga di sekitar lokasi.

Istri korban, FAN (35), bersama warga yang datang ke lokasi langsung berinisiatif menurunkan korban dengan melepaskan tali yang melilit di lehernya. Korban kemudian segera dilarikan ke RS St. Gabriel Kewapante untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setelah tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.50 WITA, dokter jaga menyatakan korban sudah tidak dapat diselamatkan.

Petugas piket SPKT Polsek Kewapante yang menerima laporan langsung menuju rumah sakit dan selanjutnya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui dalam kondisi kesehatan yang kurang baik dalam beberapa waktu terakhir. Korban juga disebut rutin mengonsumsi obat-obatan dari dokter.

Selain itu, korban baru saja lulus sebagai PPPK dan bertugas di Puskesmas Teluk, Desa Pemana, Kecamatan Alok. Dalam sepekan terakhir, korban pulang ke rumah karena sakit dan rencananya akan kembali ke tempat tugas pada hari yang sama.

Di lokasi kejadian, keluarga juga menemukan sepucuk surat di dalam saku celana korban yang berisi permohonan maaf kepada istri, anak, serta keluarga dan kerabatnya.

Surat tersebut di temukan tersimpan di dalam saku celananya dengan tulisan *MAAF ATAS SEGALA SALAH DAN DOSA-DOSA SAYA BUAT ISTRI TERCINTA,ANAKU ECKA,JADILAH ANAK YANG BAIK,MAAFKAN BAPA BUAT SEMUANYA,BAPA,MAMA,KAKA,ADE DAN TEMAN – TEMAN SWMUANYA MAAFKAN SAYA…. TTD

Ipda Leonard Tunga menyampaikan, terkait motif, menurut keterangan keluarga dan saksi-saksi di TKP, korban diduga mengalami masalah rumah tangga dan depresi.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Desa Wairkoja.

DISCLAIMER: Berita ini memuat isu tentang bunuh diri, yang dapat memicu dampak psikologis bagi sebagian orang. Informasi ini bertujuan untuk edukasi dan meningkatkan kepedulian, bukan untuk menginspirasi. Jika Anda merasa depresi atau membutuhkan dukungan psikologis, jangan ragu untuk menghubungi tenaga profesional.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat
Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:44 WITA

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WITA

Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Berita Terbaru