
Sikka-Kehangatan dan sukacita mewarnai sore di Panti Asuhan Santo Aloysius (Panti ALMA) binaan Yayasan Bhakti Luhur, Jalan Wairklau, Kelurahan Kota Uneng, Kota Maumere, Minggu (14/9/2025).
Puluhan anak-anak berkebutuhan khusus (disabilitas) yang tinggal di panti itu bersukaria menyambut kedatangan keluarga Andi Wonasoba yang datang membawa bantuan kasih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andi Wonasoba hadir bersama istri tercinta, Rina Abdulrachman, serta kedua anak mereka, Elo Wonasoba dan Efran Wonasoba. Kehadiran keluarga kecil itu semakin lengkap dengan pendampingan pegiat sosial Fill Paty.
Tak hanya datang bersilaturahmi, keluarga ini juga menyerahkan bantuan berupa beras, mie instan, minyak goreng, dan telur. Bantuan diterima langsung oleh perwakilan panti, Sr. Cory, ALMA, di hadapan anak-anak panti yang sejak awal sudah menyambut dengan wajah penuh senyum.
Pantauan media ini, suasana sore itu begitu hangat. Anak-anak panti dengan polos memperkenalkan diri satu per satu, sambil bernyanyi riang untuk menghibur tamu mereka. Momen sederhana itu menciptakan keakraban yang seolah menghapus sekat antara pemberi dan penerima bantuan.
Pada kesempatan itu, Andi Wonasoba menyampaikan bahwa bantuan ini lahir dari dorongan hati untuk berbagi.

“Kami beri dari kekurangan kami. Ini wujud kasih dan kepedulian dari keluarga kecil kami. Kami tidak janji, tapi kalau ada rezeki, kami sekeluarga akan datang lagi,” ujar Andi, yang sehari-hari dikenal sebagai pengusaha hiburan malam di Maumere.
Ia menambahkan, uluran kasih yang diberikan hari ini sebagai awal, ke depan, jika ada rezeki lebih, ia dan keluarga akan kembali mendatangi Panti Asuhan ALMA.
Sementara itu, Sr. Cory, ALMA, menegaskan bahwa perhatian masyarakat jauh lebih bermakna daripada nilai materi bantuan itu sendiri.
“Kami bersyukur sudah dikunjungi. Bukan soal besar atau kecilnya bantuan, tetapi kepedulian yang membuat anak-anak merasa diperhatikan. Anak-anak pun ikut mendoakan agar usaha dan karya keluarga Andi Wonasoba tetap diberkati dan berjalan sukses,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dipimpin Suster Cory, anak-anak Panti ALMA memanjatkan doa khusus bagi keluarga Andi Wonasoba, sebuah wujud terima kasih yang sederhana namun sarat makna.
Andi Wonasoba menuturkan kehangatan sambutan anak-anak di Panti ALMA meninggalkan kesan mendalam bagi keluarganya.
“Saya memiliki lima anak, saya ingin anak-anak belajar bersyukur. Dengan melihat langsung anak-anak disabilitas yang hidup di panti asuhan menguatkan hati anak-anak saya agar mereka tumbuh dengan rasa empati, rendah hati, dan lebih menghargai hidupnya yang masih lengkap bersama orang tua,” ungkapnya.










