Festival Jelajah Maumere 2025: Angkat Tradisi Bertani Lewat Tema Lumbung Benih

- Reporter

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka- Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan menggelar Festival Jelajah Maumere (FJM) 2025 pada 17–20 September 2025. Festival yang dipusatkan di Lapangan Umum Kota Baru Maumere ini mengusung tema Wini Ronan(g) yang berarti lumbung benih.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, F. Even Edomeko, S.Fil, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih karena akar kebudayaan masyarakat Sikka banyak tumbuh dari tradisi bertani dan berladang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam tradisi bertani kita menemukan kearifan lokal, ritus, sekaligus seni. Misalnya upacara adat Sako Seng saat membuka lahan, ritus usir hama di Paga dan Mego, hingga wotan wurat di Hewokloang. Semua ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan budaya kita dengan tanah dan pangan,” kata Even, Minggu (14/9/2025).

Selain melestarikan budaya, tema ini juga menekankan pentingnya isu ketersediaan pangan lokal. Banyak benih dan bibit asli Sikka yang kini mulai hilang dari kebun-kebun petani, sehingga turut mengikis kosakata dan pengetahuan dalam tradisi lokal.

Festival ini tidak hanya menjadi ruang perayaan seni dan budaya, tetapi juga diarahkan untuk mempromosikan pariwisata Kabupaten Sikka, melestarikan kebudayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pameran UMKM dan ekonomi kreatif.

Rangkaian Acara

Festival yang ditargetkan dihadiri 5.000 peserta ini akan menampilkan beragam kegiatan, antara lain: ritus budaya bertani dan berladang, seni tari, nyanyi, dan musik yang terinspirasi dari tradisi agraris, termasuk Tari Togo Pare dan Tari Ga’i, serta pameran dan bazar kuliner lokal.

Selain itu ada juga aktivitas partisipatif seperti Fun Run, Fun Bike, Lomba Fashion Show, hingga Lomba Mobil Hias.

Berbagai komunitas, sanggar seni, desa wisata, pelaku UMKM, sekolah, perguruan tinggi, dan instansi pemerintah akan ambil bagian dalam festival ini.

“Kami berharap Festival Jelajah Maumere bisa menjadi wadah kebanggaan bersama, sekaligus momentum untuk meneguhkan identitas budaya kita yang berakar dari tanah dan benih,” ujar Even Edomeko.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan
Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere
Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Penangkapan di Maumere, Serbuk Putih Ternyata Bukan Narkoba
Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus
Gedung IGD RSUD Tc Hillers Maumere Bocor, Lantai 2 dan 3 Dibiarkan Kosong Bertahun-Tahun
Data DTSEN Catat 10.873 Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah di Sikka, Dinsos Akan Verifikasi untuk Program Sekolah Rakyat
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:43 WITA

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:41 WITA

Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:42 WITA

Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:33 WITA

Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus

Berita Terbaru