Fraksi PKB DPRD Sikka Desak Bentuk Pansus, Pasien Rujukan Jantung Terlantar di RS TC Hillers Maumere

- Reporter

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Maumere, 11 September 2025 — Polemik pelayanan kesehatan di RSUD dr. TC Hillers Maumere kembali mencuat ke publik. Kali ini, desakan datang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sikka yang meminta dibentuknya panitia khusus (pansus) guna membedah tata kelola manajemen rumah sakit terbesar di Flores itu.

Ketua Fraksi PKB, Yoseph Karnianto Eri, D.Fil, dalam keterangan singkat melalui WhatsApp kepada media, Kamis (11/9), menegaskan bahwa banyak persoalan mendasar di RS TC Hillers, terutama ketiadaan dokter ahli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Fraksi PKB meminta fraksi-fraksi di DPRD membentuk pansus untuk membahas tata kelola manajemen RS TC Hillers akibat ketiadaan dokter ahli. Banyak dokter yang keluar atau tidak memperpanjang kontrak karena masalah kesejahteraan dan tata kelola yang tidak transparan,” tegas Yoseph.

Pasien Jantung Kebingungan di IGD

Kritik tersebut seolah menemukan relevansinya pada kasus yang dialami Herman Sinyo Tukan (65), pasien rujukan dari Puskesmas Boru, Flores Timur. Herman bersama istrinya tiba di RS TC Hillers dengan harapan bisa segera ditangani oleh dokter spesialis jantung, setelah sebelumnya RSUD Larantuka menyatakan tidak memiliki tenaga ahli di bidang tersebut.

Namun, sesampainya di Maumere, kenyataan berkata lain. Dari IGD, Herman diarahkan ke poli jantung. Sayangnya, dokter spesialis yang dijadwalkan praktik pada hari itu tidak berada di tempat. Informasi dari perawat menyebutkan sang dokter sedang berada di luar kota.

Kebingungan keluarga makin bertambah ketika pihak humas rumah sakit menyatakan tidak menerima informasi rujukan dari Flores Timur. Mereka menyarankan agar keluarga pasien mendaftar ulang untuk diarahkan ke klinik jantung. Meski prosedur diikuti, layanan dokter spesialis tetap tidak tersedia.

“Tidak ada solusi. Kami bingung harus bagaimana,” tutur istri Herman dengan nada kecewa.

Nyaris Pulang, Pasien Kembali Terserang Sesak

Merasa tak ada jalan keluar, keluarga akhirnya memutuskan kembali ke Boru. Namun, baru beberapa meter meninggalkan rumah sakit, Herman tiba-tiba mengalami sesak napas. Seorang warga membantu mendorong kursi roda untuk membawanya kembali ke IGD.

Di sana, tim medis melakukan pemeriksaan awal. Dugaan sementara, terdapat cairan di paru-paru sehingga pasien harus menjalani rontgen. “Kasus seperti ini sering terjadi. Pasien dirujuk tanpa ada komunikasi jelas antara puskesmas, rumah sakit asal, dan rumah sakit rujukan,” ujar seorang dokter jaga di IGD.

Desakan Transparansi Manajemen

Kasus Herman Sinyo Tukan hanyalah satu potret kecil dari banyaknya persoalan pelayanan kesehatan di RS TC Hillers. Krisis dokter ahli, manajemen yang dinilai tertutup, hingga kesejahteraan tenaga medis yang tidak terjamin membuat kondisi layanan rumah sakit semakin rapuh.

Fraksi PKB menegaskan, pembentukan pansus di DPRD menjadi langkah penting untuk membuka tabir masalah ini. “Kesehatan adalah hak rakyat. Jangan sampai rumah sakit yang menjadi rujukan utama di Flores justru gagal memberikan pelayanan yang layak,” pungkas Yoseph Karnianto.

Komentar FB

Penulis : Wiliam

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan dan dikutip dari salah satu media online

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan
Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere
Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Penangkapan di Maumere, Serbuk Putih Ternyata Bukan Narkoba
Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus
Gedung IGD RSUD Tc Hillers Maumere Bocor, Lantai 2 dan 3 Dibiarkan Kosong Bertahun-Tahun
Data DTSEN Catat 10.873 Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah di Sikka, Dinsos Akan Verifikasi untuk Program Sekolah Rakyat
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:43 WITA

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:41 WITA

Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:42 WITA

Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:33 WITA

Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus

Berita Terbaru