Fraksi PKB DPRD Sikka Desak Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Bagi Keluarga Miskin

- Reporter

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna pemandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Sikka.

Rapat Paripurna pemandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Sikka.

Maumere, 16 September 2025 – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sikka menekankan pentingnya jaminan akses pendidikan tinggi, khususnya bagi keluarga miskin, dalam rapat paripurna DPRD Sikka dengan agenda Pemandangan Umum fraksi fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Sikka tentang Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Tugas Belajar, Ijin Belajar, dan Bantuan Belajar, Selasa (16/9/2025).

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PKB menyoroti janji politik pemerintah daerah mengenai minimal satu orang dari setiap rumah tangga miskin yang harus dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Fraksi menilai hal itu harus diwujudkan secara nyata melalui payung hukum daerah yang jelas dan tidak hanya sebatas wacana.

“Hukum harus melindungi kepentingan masyarakat, bukan segelintir orang. Karena itu, jaminan akses pendidikan bagi keluarga miskin di Sikka perlu betul-betul dijalankan untuk membantu masyarakat keluar dari lingkaran kemiskinan,” tegas Agustinus Adeodatus juru bicara Fraksi PKB saat membacakan pemandangan umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKB juga mengingatkan pemerintah daerah agar menghindari praktik kolusi dan nepotisme dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan. Transparansi dan keadilan dalam distribusi program tugas belajar serta beasiswa menjadi hal penting yang harus dijaga.

Selain itu, Fraksi PKB menekankan perlunya harmonisasi produk hukum daerah untuk menghindari disharmoni dan memastikan kepastian hukum. “Rancangan perda yang diajukan harus sesuai kewenangan pemerintah daerah, tidak boleh melampaui aturan yang diberikan undang-undang,” ujarnya.

Fraksi PKB juga menyinggung data terbaru mengenai jumlah keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Sikka yang mencapai 8.744 KK dengan total 32.475 jiwa. Menurut PKB, data tersebut harus akurat, relevan, dan andal agar dapat dijadikan dasar kebijakan yang tepat.

“Hidup tidak harus dipenuhi pujian, tapi juga kritik. Apa yang perlu diberi pujian akan kami beri pujian, namun hal yang perlu dikritik akan kami kritik. Kritik kami adalah untuk kebaikan bersama demi mencerdaskan masyarakat Nian Sikka,” ungkap Juru bicara fraksi PKB.

Terkait program bantuan belajar, PKB meminta pemerintah memastikan keberlanjutan program tersebut, termasuk dalam penyediaan dana, pembangunan kemitraan, pemantauan, serta evaluasi. Fraksi juga mendorong terciptanya ekosistem kolaboratif antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PKB menegaskan komitmennya untuk mendukung visi bupati Sikka dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas. “PKB siap mendukung setiap kebijakan bupati yang berpihak kepada rakyat kecil,” tutupnya.

Komentar FB

Penulis : Wiliam

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Edukasi Kepatuhan Hak Cipta Musik Dorong Kesadaran Pembayaran Royalti dan Penghormatan bagi Pelaku Seni di Sikka
Pelajar SMP di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Berita ini 47 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 12:31 WITA

PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 05:03 WITA

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka

Rabu, 29 April 2026 - 04:04 WITA

Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli

Berita Terbaru