Maumere, Sikka 16, September 2025– Proyek pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Desa Ladolaka, Kecamatan Palu’e, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengalami deviasi minus sebesar 3–4 persen. Temuan ini diungkapkan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, usai melakukan peninjauan progres pengerjaan.
Proyek senilai Rp6,4 miliar yang dikerjakan oleh CV. Jati Mas itu kini tengah dikaji ulang bersama tim konsultan, kontraktor, dan tim teknis. “Penjadwalan ulang diharapkan dapat mengurangi deviasi negatif hingga mencapai 3 persen hingga 4 persen pada minggu berikutnya,” ujar Petrus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendala di Lapangan
Sejak awal, pembangunan Puskesmas Tuanggeo menghadapi sejumlah kendala serius, mulai dari keterbatasan pasokan air, material, bahan bakar minyak (BBM), hingga sulitnya akses jalan menuju lokasi. Polemik juga sempat muncul terkait pengadaan batako, namun akhirnya diputuskan untuk mendatangkan bahan bangunan tersebut dari Maumere.
Tak berhenti di situ, hasil peninjauan terbaru menemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi material, khususnya pada cincin besi ulir yang digunakan di lantai dua bangunan. “Seharusnya menggunakan besi ukuran 6 ulir, tetapi ditemukan yang dipakai hanya 6 biasa. Semua tiang sudah dicor, saya perintahkan untuk bongkar,” tegas Petrus.
Tegas Jaga Kualitas
Instruksi pembongkaran langsung dilaksanakan dalam waktu dua hingga tiga hari, dan kini struktur utama bangunan sudah mulai dibangun kembali sesuai standar. “Yang besi ulir untuk tulang utama semua sesuai spek, hanya pada cincin saja yang tidak memenuhi syarat. Sekarang sudah dibetulkan, progresnya sudah jalan lagi,” jelasnya.
Petrus menegaskan dirinya tidak memiliki kepentingan apapun dalam proyek tersebut. Fokusnya, kata dia, hanya memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan dapat diselesaikan dengan baik. “Yang utama bagi saya adalah proyek ini selesai dengan kualitas terbaik dan sesuai harapan masyarakat,” tandasnya.
Penulis : Wiliam
Editor : Wiliam
Sumber Berita : Konferensi pers










