Bupati Sikka Minta Festival Jelajah Maumere Harus Punya Ikon dan Branding yang Kuat, Tidak Sekedar Seremoni Tahunan

- Reporter

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusikalisasi doa etnik oleh Komunitas Atleteia IFTK Ledalero pada acara Festival Jelajah Maumere, Rabu (17/9/2025) malam.

Sikka-Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan agar Festival Jelajah Maumere (FJM) tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Hal ini ia sampaikan saat membuka resmi FJM di Lapangan Umum Kota Baru, Rabu (17/9/2025).

Festival yang berlangsung hingga Sabtu (20/9) ini menurutnya harus memiliki nilai dan keberlanjutan. Ia mendorong agar FJM bisa menembus Kharisma Event Nusantara (KEN), kalender resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk festival unggulan nasional.

“FJM harus masuk kalender Kementerian Pariwisata, masuk KEN,” kata Bupati dengan penuh semangat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, ia mengingatkan perlunya konsistensi tema dan adanya ikon yang melekat kuat dengan festival ini. Ikon tersebut, lanjutnya, sebaiknya dibahas bersama seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan kebudayaan agar menjadi ciri khas FJM di masa mendatang.

“Kalau kita bicara FJM, harus langsung teringat pada ikon kita,” tegasnya.

Bupati juga meminta agar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama stakeholder melakukan evaluasi pasca-FJM tahun ini untuk menetapkan ikon serta strategi branding yang jelas.

sementara itu, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sikka, Even Edomeko mengatakan, festival ini telah diselenggarakan tiga kali dan pada tahun ini mengangkat tema Wini Ronan(g) atau Lumbung Benih.

Bupati Sikka, Wabup Sikka dan tamu undangan saat menghadiri pembukaan Festival Jelajah Maumere, Rabu (17/9/2025) malam.

“Lumbung itu berkaitan dengan ketahanan pangan. Kami dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memandang dari perspektif kebudayaan. Hal ini karena kebundayaan di Sikka lahir dan bertumbuh dari tradisi bertani dan berladang. Pada saat kita menyiapkan lahan, ada tari dan nyanyi lewat tradisi sako seng. Demikian pun saat menanam kita memiliki ritus dan juga acara. Pada proses perawatan tanaman, juga ada ritus merawat tanaman. Tentang kebudayaan, tugas kami adalah melestarikan kebudayaan,” ungkapnya.

Kadis Pariwisata juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang mendukung terselenggaranya Festival Jelajah Maumere 2025.

Sebelumnya, kepada media, Even Edomeko mengatakan, panitia menargetkan 5.000 pengunjung selama festival. Rangkaian acara meliputi ritus budaya bertani, seni tari, musik, pameran kuliner lokal, hingga aktivitas partisipatif seperti Fun Run, Fun Bike, Lomba Fashion Show, dan Lomba Mobil Hias.

Berbagai komunitas, sanggar seni, desa wisata, pelaku UMKM, sekolah, perguruan tinggi, hingga instansi pemerintah dijadwalkan turut ambil bagian.

“Kami berharap Festival Jelajah Maumere bisa menjadi wadah kebanggaan bersama, sekaligus momentum untuk meneguhkan identitas budaya kita yang berakar dari tanah dan benih,” ujar Even Edomeko.

Pantauan media ini, acara pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Speno, sejumlah anggota DPRD, para para pimpinan OPD serta tamu undangan.

Pada hari pertama, ribuan warga yang hadir dihibur dengan konser yang menampilkan penyanyi Silet Open Up dengan lagu hits Tabola bale.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAZISNU Sikka Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal
Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru
Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal
Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT
AWAS Berbagi Kasih Natal, Salurkan THR dan Parsel untuk 26 Wartawan di Sikka
Pemkab Sikka Pacu Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih, Target Diresmikan 31 Januari 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:40 WITA

Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WITA

Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:23 WITA

Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:51 WITA

Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:34 WITA

Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA