
Sikka-Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka, Herman Adianto Oematan, S.SIT, menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini ia sampaikan pada peringatan HUT ke-38 IPPAT Pengda Flores I yang digelar Sabtu (20/9/2025).
Menurut Herman, keberadaan PPAT memiliki peran penting dalam setiap peralihan hak tanah, termasuk hak tanggungan dan jual beli. Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa akta-akta yang dibuat PPAT harus berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengharapkan dengan bertambahnya usia IPPAT, kolaborasi dengan BPN semakin baik. Sebab pelayanan pertanahan tidak bisa berjalan maksimal tanpa keterlibatan PPAT,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, sejak bulan lalu BPN NTT mulai melaksanakan peralihan hak secara elektronik dengan sistem antrian online, baik melalui ponsel maupun loket Kantor Pertanahan. Terdapat tujuh layanan prioritas yang melibatkan PPAT, di antaranya surat keterangan pendaftaran tanah, roya, peralihan hak tanggungan, pendaftaran SK, hingga pengecekan sertifikat.
“Kolaborasi BPN dan PPAT di Kabupaten Sikka bahkan saat ini menempatkan Sikka sebagai yang terbaik di NTT dalam layanan prioritas tersebut,” tambah Herman.
Sementara itu, Ketua IPPAT Pengda Flores I, Cindy Cephanie Manek, S.H, M.Kn, menyebut HUT ke-38 ini dirayakan dengan jalan santai sejauh 2,5 kilometer, prosesi potong tumpeng, hingga kebersamaan bersama mitra kerja.
Ia berharap sinergi dengan BPN dan Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa dapat memperkuat kinerja serta peran PPAT dalam masyarakat.
IPPAT Pengda Flores I memiliki sekitar 20 anggota PPAT dan 1 ALB yang tersebar di Kabupaten Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata.










