Rp 1,2 Miliar Pokir DPRD Sikka Dialokasikan untuk Bantuan Tenda Jadi Bagi 15 Kelompok Masyarakat

- Reporter

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tenda Jadi.Sikka-Usulan pokok pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Sikka tahun anggaran 2025 kembali mengucurkan bantuan berupa tenda jadi dengan total anggaran Rp 1,2 miliar. Program ini ditempatkan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sikka.

Kepala Disnakertrans Sikka, Valerianus Samador, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana pokir masing-masing anggota DPRD. Tenda jadi nantinya akan disalurkan ke kelompok masyarakat untuk dikelola secara usaha mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ada pelatihan kemudian bantuan yang mendukung pelatihan tersebut,” ujar Valerianus, Kamis (18/9/2025).

Ia menuturkan, pada tahun anggaran 2025, DAU Specific Grant yang menjadi sumber anggaran Pokir DPRD Sikka untuk Disnakertrans mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Dana ini terbagi dalam kegiatan nonfisik seperti pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas kerja, serta kegiatan fisik berupa bantuan barang produktif bagi kelompok penerima manfaat.

Valerianus menyebut, dari total dana Rp 4 miliar lebih, sekitar Rp 1,2 miliar dialokasikan khusus untuk bantuan tenda jadi bagi individu dan kelompok masyarakat.

“Sekarang kami mau panggil sudah mereka ikut pelatihan. Yang ikut pelatihan ini ada yang orang per orang, ada juga yang kelompok masyarakat,” ujarnya.

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta baik individu maupun kelompok akan memperoleh tenda dan kursi sebagai penunjang usaha.

“Kan di pelatihan kita ajarin bagaimana pengelolaan bisnisnya. Selain ilmu ada juga sharing pengalaman praktis usaha tenda menghadirkan pengusaha tenda jadi berpengalaman seperti Rindu Nyaman,” lanjutnya.

Menurut Valerianus, pengadaan tenda jadi ini kembali diusulkan melalui Pokir DPRD karena tingginya permintaan masyarakat.

“Anggota DPRD ini kan orang politik, mereka punya kepentingan. Masyarakat yang menangkap peluang bisnis ini kemudian mengusulkan ke anggota DPRD agar dianggarkan di Pokir. Kepentingan kami di dinas, adalah masyarakat kita mendapat kesempatan pelatihan dan bantuan secara gratis dari dana pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnakertrans Sikka, Johanes Saverius, merincikan bahwa bantuan Pokir tahun anggaran 2025 akan menyasar 15 individu dan kelompok masyarakat yang diusulkan oleh 15 anggota DPRD Sikka.

“Dari 15 kelompok penerima manfaat dan individu, ada yang mendapatkan bantuan dua kotak tenda jadi, ada pula yang bisa mendapatkan sampai sepuluh kotak tenda jadi. Pada tahun anggaran 2025, kami mengadakan sebanyak 91 kotak tenda jadi untuk dibagikan kepada 15 penerima manfaat,” jelas Johanes.

Ia menambahkan, variasi jumlah bantuan ditentukan berdasarkan usulan anggota DPRD.

“Ada anggota DPRD yang usul satu kelompok, ada dua kelompok, ada juga yang usul empat kelompok. Jadi bervariasi. Kelompok penerima ini diusulkan dari anggota DPRD, tetapi menyangkut Pokir ini kami setuju untuk memberikan bantuan,” pungkasnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan
Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere
Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Penangkapan di Maumere, Serbuk Putih Ternyata Bukan Narkoba
Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus
Gedung IGD RSUD Tc Hillers Maumere Bocor, Lantai 2 dan 3 Dibiarkan Kosong Bertahun-Tahun
Data DTSEN Catat 10.873 Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah di Sikka, Dinsos Akan Verifikasi untuk Program Sekolah Rakyat
Berita ini 196 kali dibaca