Ada Ulat di Menu MBG Siswa SMA di Sikka, SPPG Kota Uneng Sebut Video Tidak Sesuai Fakta di Lapangan

- Reporter

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto:Menu MBG siswa SMAK Frater Maumere pada Senin (6/10/2025). Foto:Dok.SPPG Kota Uneng.

Sikka- Sebuah video yang memperlihatkan adanya ulat hidup di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial. Dalam video itu tampak seekor ulat diletakkan di dekat omprengan berisi nasi kuning dan lauk pauk. Peristiwa tersebut diduga terjadi di SMAK Frater Maumere, Senin (6/10/2025).
Menu MBG di sekolah itu disuplai oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Uneng.

Menanggapi video tersebut, Asisten Lapangan SPPG Kota Uneng, Paul Nining Pau, menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengonfirmasi langsung ke sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah ke sekolah pada Senin dan Selasa (7/10/2025). Dari pihak siswa Kelas XIIA yang ditemui, mereka menyampaikan bahwa ada ulat pada menu omprengan, tapi kami minta bukti di mana menu dan omprengan yang berisikan ulat itu, tidak ada bukti yang kuat,” jelasnya.

Paul mengatakan, saat pihaknya tiba di sekolah, seluruh omprengan sudah siap diangkut sehingga tidak ditemukan bukti fisik. Ia bahkan meragukan keaslian video tersebut.

“Video yang beredar itu berbeda dengan menu MBG kami. Warna nasi kuning di video sangat pekat, sementara di menu kami warnanya lembut, bahkan wadahnya juga bukan wadah dari dapur kami,” katanya, Rabu (8/10/2025).

Ia juga menambahkan bahwa Kepala Sekolah SMAK Frater Maumere telah menegaskan tidak ada temuan ulat di sekolah.

“Saat menu MBG diantar, menunya masih panas dan sangat kecil kemungkinan ulat hidup bisa bertahan,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Paul menegaskan bahwa pihak dapur akan menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi internal.

“Kami sadar, kami di Dapur MBG ini ada 47 orang juga manusia semua, mungkin ada kelalaian. Bagi kami ini teguran keras, karena delapan bulan berjalan tidak pernah ada masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kota Uneng, Yustinus Albertino, menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat di SMA Frater Maumere mencapai 711 orang.

“Untuk menu hari Senin yaitu nasi kuning, ikan goreng sajiku, tahu saus tomat, oseng wortel-buncis, dan semangka,” ujarnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat
Momentum HPN 2026, Bupati Juventus Ajak Pers Sikka Kawal Pembangunan Lewat Kritik Konstruktif
Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya
Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas
Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan
Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025
Dorong Pendidikan Vokasi, Hino Serahkan Mesin dan Komponen Berstandar Industri ke Politeknik Cristo Re
Menyapa Masyarakat di Pelabuhan dan Pasar, Imigrasi Maumere Sebarkan Informasi Keimigrasian di Larantuka
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya

Senin, 9 Februari 2026 - 04:31 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:02 WITA

Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:40 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru