Sikka-Suasana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bolawolon, Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 15.00 Wita, tampak panas mentari sore masih menyengat. Namun, suasana panas, tidak menghilangkan semangat ratusan siswa, guru, tenaga kependidikan serta orang tua siswa yang tengah menunggu kedatangan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Subandi.
Suasana sekolah tampak ceria, hiasan berupa janur kelapa tampak menghiasi halaman sekolah yang berpagar tembor berwarna hijau ini. Tampak pula para siswa dan para guru tampil kompak dengan mengenakan sarung Sikka dipadu baju tengge aneka warna khas Sikka. Bersama mereka ada pula Manager Kemanusiaan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo, dan Sukarelawan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Mr Elder Schrdedter dan Mrs.Schrdedter, Kadis PKO Sikka, Germanus Goleng, Kepala SDN Bolawolon, Kletus dan Ketua Komite Sekolah SDN Bolawolon, Amandus Ratason.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemeriahan di sekolah itu bukan tanpa sebab, pada hari Rabu sore itu, sekolah negeri ini akan melaksanakan peresmian pemanfaatan fasilitas jaringan air bersih sekolah yang merupakan bantuan kemanusiaan dari Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Fasilitas air bersih yang dikerjakan sejak Oktober 2025 lalu, kini telah rampung dikerjakan dan akan segera dimanfaatkan.
Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir memberikan bantuan fasilitas air bersih ini berupa sumur bor, tandon air kapasitas 5.000 liter, 14 tugu kran yang terpasang di masing-masing kelas dan toilet sekolah serta satu unitb wastafel yang berada di pintu masuk sekolah. Semua bantuan ini, telah rampung dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Putra Pratama dan akan ditandai pemanfaatannya melalui upacara adat oleh tua adat Desa Tana Duen.

Usai upacara adat, pemanfaatan fasilitas air bersih juga ditandai dengan pembukaan kran air oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi didampingi oleh Sukarelawan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Mr Elder Schrdedter dan disaksikan oleh semua pihak yang hadir.
Ketua Komite Sekolah SDN Bolawolon, Amandus Ratason, mengatakan, hari ini peristiwa luar biasa terjadi di SDN Bolawolon di mana dilaksanakan closing seremoni pembangunan fasilitas air bersih di sekolah ini.
“Ketika diberi kepercayaan pihak komite dan kontraktor pelaksana mampu menyelesaikan semua item pekerjaan sesuai dengan kesepakatan awal dan hari ini bapak ibu yang hadir bisa menyaksikan sendiri, tugu kran air dapat mengalirkan air yang bersih dan jernih,” ungkapnya.
Amandus Ratason mengatakan, komite sekolah SDN Bolawolon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir dan semua pihak yang berpartisipasi sehingga sekolah ini dapat menikmati fasiltias air bersih di dalam lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SDN Bolawolon, Kletus mengatakan, sebelum mendapatkan bantuan fasilitas air bersih, sekolahnya yang terdiri dari 136 siswa dan 15 guru serta tenaga kependidikan, dalam sebulan harus membeli air bersih sejumlah 4 tangki air dengan harga Rp 110 ribu per tangki. Itu pun air tangki hanya dipakai untuk kebutuhan MCK.
“Kalau bantuan air yang sekarang bisa sampai untuk air minum. Setelah saya cek di teman guru yang tinggal di lingkungan sekolah, air dari sumur bor bantuan ini tidak berkapur sehingga bisa dikonsumsi,” jelasnya.
“Sebagai pihak sekolah, kami bersyukur sekali, ini berkat campur tangan Tuhan, yang mana kita tidak pernah tahu tetapi Tuhan mendatangkan kasih dan bantuannya kepada sekolah kami. Orang dari Amerika Serikat dan kami tidak pernah tahu, tetapi berkat kasih Tuhan kami mendapatkan bantuan yang besar. Dapat dikatakan seumur saya menjadi guru, hari ini adalah bantuan yang terbesar,” ungkap Kepsek Kletus penuh syukur.
Manager Kemanusiaan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo mengatakan, pihaknya menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan dari orang tua siswa, para guru dan Pemkab Sikka atas dukungan penyediaan air bersih di sekolah.
Kata Yos Enos, di Flores pihaknya sudah membantu beberapa sekolah dan tahun ini berkesempatan membantu di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Belu.
“Kami berharap ke depannya kami bisa membantu lebih banyak, karena ada tiga hal yang menjadi fokus kami, pertama adalah di bidang pendidikan, kedua bidang air bersih dan ketiga di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Lanjut Yos Enos, bantuan kemanusiaan ini dikumpulkan dari rezeki dan sedikit kasih yang dikumpulkan menjadi dana sakral yaitu dana kemanusiaan. Kehadiran pihaknya untuk memastikan dana bantuan dipergunakan dengan baik dan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
“Satu hal yang kami pelajari di gereja kami adalah mengasihi saudara-sudara kami, bapak dan ibu disini, apapun agama kita, dari mana asal kita, apa warna kulit kita bukanlah suatu penghalang karena kemanusiaan lebih penting,” ungkapnya.
Yos Enos Kusumo juga berpesan kepada para guru, siswa dan orang tua siswa untuk menjaga bantuan yang telah diberikan.
“Terima kasih kepada kontraktor pelaksana yang mendampingi kami. Kami berharap ketika tahun depan, kami kembali pulang untuk evaluasi, air masih mengalir dan bantuan bisa bertahan lebih lama. Supaya kami bisa membantu lebih banyak yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sukarelawan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Mr Elder Schrdedter mengatakan, kami mengasihi negara anda yang sangat indah (Indonesia) khususnya senyuman dari anak-anak bapak dan ibu, sambutan penuh kasih dari semua pihak. Dirinya bersyukur hadir disini sebagai sukarelawan bidang kemanusiaan.
“5 tahun lalu saya pensiun dari pekerjaan 35 tahun saya, waktu itu teman saya berkata “anda masih muda, anda mau ngapain setelah anda pensiun?”. Kemudian saya menjawab, saya ingin bekerja untuk sesama saya. Kami juga dberkati banyak oleh Tuhan dan kami merasa itu kewajiban kami untuk membantu,” ujarnya.
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi mengatakan, dirinya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Sikka kepada Mr Elder Schrdedter dan Mrs.Schrdedter. Dirinya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir atas bantuan kemanusiaan yang diberikan.
Lanjutnya, dalam pemerintahan saat ini, pihaknya menganut konsep pembangunan dengan sistem pentahelix di mana melibatkan unsur pemerintah, akademisi, unsur komunitas atau yayasan, pebisnis dan media. Dimana unsur-unsur yang ada bersatu padu untuk membangun daerah ini.
“Kami menyadari pemerintahan kami saat ini mengalami efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Saat ini Kabupaten Sikka mengalami pemotongan anggaran sekitar Rp 120 miliar. Belum lagi kami punya kewajiban membayar utang daerah Rp 30 miliar setiap tahunnya. Itu yang membuat kami, mengalami kesulitan,” ungkap Wabup Subandi.
Kendati demikian, lanjut Wabup Subandi, pihaknya bersyukur ada bantuan dari lembaga dan berbagai komunitas yang secara sungguh-sungguh mau memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga Sikka.
“Saat ini sudah ada 5 titik lokasi yang mendapatkan bantuan dari yayasan ini. Kami terima kasih banyak dan berharap bisa mendapatkan lebih banyak bantuan ke depan seperti bantuan fasilitas air bersih. Kalau saya ke Jakarta saya akan sempatkan singgah di kantor Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir,” ungkapnya.










