Sikka-Pemerintah Kabupaten Sikka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir atas kontribusi kemanusiaan yang signifikan. Yayasan ini telah menyalurkan bantuan fasilitas air bersih untuk lima sekolah di Sikka dengan total nilai fantastis, mencapai Rp 1.438.000.000.
Salah satu lokasi peresmian fasilitas ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bolawolon di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, yang dilaksanakan pada Rabu (26/11/2025) sore. Selain di sekolah ini, bantuan fasilitas air bersih juga diberikan kepada SDN Watuwekak, SMP Negeri 46 Nangahale, SMP Talibura dan SMP Negeri 1 Mego.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantuan media ini, peresmian di SDN Bolawolon ditandai dengan upacara adat dan pembukaan kran air oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Subandi, disaksikan oleh ratusan siswa yang kini tersenyum sumringah, para guru, serta Sukarelawan Yayasan , Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir Mr Elder Schrdedter dan Mrs. Schrdedter.
Dalam sambutannya, Wabup Simon Subandi Subandi secara eksplisit mengakui peran Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir sebagai mitra strategis, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang menantang.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir atas bantuan kemanusiaan yang diberikan,” ujar Wabup Subandi.
Wabup menjelaskan bahwa Pemkab Sikka saat ini menghadapi tantangan besar karena efisiensi anggaran pemerintah pusat, termasuk pemotongan anggaran sekitar Rp 120 Miliar dan kewajiban membayar utang daerah Rp 30 Miliar per tahun.

“Kami bersyukur karena kesulitan anggaran dapat diatasi melalui bantuan dari berbagai lembaga dan komunitas. Saat ini sudah ada 5 titik lokasi yang mendapatkan bantuan dari yayasan ini, dengan total nilai proyek mencapai Rp 1,4 Miliar,” tegas Wabup Subandi.
Wabup Subandi menegaskan, bantuan ini adalah bukti suksesnya konsep pembangunan Pentahelix, di mana komunitas berpartisipasi aktif dalam mengatasi masalah daerah.
Sebagai bentuk komitmen dan apresiasi, Wabup Subandi bahkan berjanji untuk menjalin hubungan lebih erat dengan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir.
“Kami terima kasih banyak dan berharap bisa mendapatkan lebih banyak bantuan ke depan. Kalau saya ke Jakarta saya akan sempatkan singgah di kantor Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SDN Bolawolon, Kletus, menguatkan dampak bantuan tersebut. Sebelum mendapat fasilitas senilai Rp 300 jutaan itu, sekolah yang memiliki 136 siswa dan 15 guru harus membeli 4 tangki air per bulan seharga Rp 110 ribu per tangki hanya untuk MCK.
“Dapat dikatakan seumur saya menjadi guru, hari ini adalah bantuan yang terbesar,” ungkap Kepsek Kletus, yang juga memastikan air dari sumur bor kini bersih dan dapat dikonsumsi.
Manager Kemanusiaan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo, berpesan agar fasilitas sumur bor, tandon 5.000 liter, dan 14 tugu kran yang telah dipasang dijaga dengan baik, demi keberlangsungan program kemanusiaan di Kabupaten Sikka.










