Wabup Sikka Apresiasi Bantuan Fasilitas Air Bersih Rp 1,4 Miliar untuk 5 Sekolah dari Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir

- Reporter

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sikka-Pemerintah Kabupaten Sikka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir atas kontribusi kemanusiaan yang signifikan. Yayasan ini telah menyalurkan bantuan fasilitas air bersih untuk lima sekolah di Sikka dengan total nilai fantastis, mencapai Rp 1.438.000.000.

Salah satu lokasi peresmian fasilitas ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bolawolon di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, yang dilaksanakan pada Rabu (26/11/2025) sore. Selain di sekolah ini, bantuan fasilitas air bersih juga diberikan kepada SDN Watuwekak, SMP Negeri 46 Nangahale, SMP Talibura dan SMP Negeri 1 Mego.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantuan media ini, peresmian di SDN Bolawolon ditandai dengan  upacara adat dan pembukaan kran air oleh Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Subandi, disaksikan oleh ratusan siswa yang kini tersenyum sumringah, para guru, serta Sukarelawan Yayasan , Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir Mr Elder Schrdedter dan Mrs. Schrdedter.

Dalam sambutannya, Wabup Simon Subandi Subandi secara eksplisit mengakui peran  Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir sebagai mitra strategis, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang menantang.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir atas bantuan kemanusiaan yang diberikan,” ujar Wabup Subandi.

Wabup menjelaskan bahwa Pemkab Sikka saat ini menghadapi tantangan besar karena efisiensi anggaran pemerintah pusat, termasuk pemotongan anggaran sekitar Rp 120 Miliar dan kewajiban membayar utang daerah Rp 30 Miliar per tahun.

“Kami bersyukur karena kesulitan anggaran dapat diatasi melalui bantuan dari berbagai lembaga dan komunitas. Saat ini sudah ada 5 titik lokasi yang mendapatkan bantuan dari yayasan ini, dengan total nilai proyek mencapai Rp 1,4 Miliar,” tegas Wabup Subandi.

Wabup Subandi menegaskan, bantuan ini adalah bukti suksesnya konsep pembangunan Pentahelix, di mana komunitas berpartisipasi aktif dalam mengatasi masalah daerah.

Sebagai bentuk komitmen dan apresiasi, Wabup Subandi bahkan berjanji untuk menjalin hubungan lebih erat dengan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir.

“Kami terima kasih banyak dan berharap bisa mendapatkan lebih banyak bantuan ke depan. Kalau saya ke Jakarta saya akan sempatkan singgah di kantor Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SDN Bolawolon, Kletus, menguatkan dampak bantuan tersebut. Sebelum mendapat fasilitas senilai Rp 300 jutaan itu, sekolah yang memiliki 136 siswa dan 15 guru harus membeli 4 tangki air per bulan seharga Rp 110 ribu per tangki hanya untuk MCK.

“Dapat dikatakan seumur saya menjadi guru, hari ini adalah bantuan yang terbesar,” ungkap Kepsek Kletus, yang juga memastikan air dari sumur bor kini bersih dan dapat dikonsumsi.

Manager Kemanusiaan Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir, Yos Enos Kusumo, berpesan agar fasilitas sumur bor, tandon 5.000 liter, dan 14 tugu kran yang telah dipasang dijaga dengan baik, demi keberlangsungan program kemanusiaan di Kabupaten Sikka.

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan
Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji
Nasib Miris 207 Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Sikka: Digaji Rp 600 Ribu, DPRD Sebut Tidak Manusiawi
Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:54 WITA

Pemkab Sikka Butuh Hampir Rp 10 Miliar Gaji 727 PPPK Paruh Waktu, Sekda: Kemampuan Fiskal Hanya Rp 600 Ribu per Bulan

Senin, 20 April 2026 - 04:58 WITA

Lara Guru PPPK Paruh Waktu Sikka: Diangkat 5 Januari 2026, Hingga April Belum Terima Gaji

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Berita Terbaru