Gubernur NTT Resmikan NTT Mart Sikka, Dorong ASN Wajib Beli Produk Lokal

- Reporter

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi membuka dan melaunching NTT Mart by Dekranasda Sikka, Minggu (14/12/2025). Gerai yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kotabaru, Kota Maumere, ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat pemasaran produk lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM daerah.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi membuka dan melaunching NTT Mart by Dekranasda Sikka, Minggu (14/12/2025). Gerai yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kotabaru, Kota Maumere, ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat pemasaran produk lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM daerah.

TajukNTT.ID – Maumere, Sikka – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi membuka dan melaunching NTT Mart by Dekranasda Sikka, Minggu (14/12/2025). Gerai yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kotabaru, Kota Maumere, ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat pemasaran produk lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM daerah.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Petrus Robi Tulus bersama Anton Mahemba, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD NTT. Dari Pemerintah Kabupaten Sikka hadir Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi, Ketua DPRD Sikka Stefanus Sunandi, Sekretaris Daerah Adrianus Firminus Parera, serta sejumlah pejabat eselon II.

Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades Laka Lena mengaku terkesan setelah melihat langsung dan membeli produk di NTT Mart Sikka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya datang langsung, melihat dan membeli produk di NTT Mart Sikka. Produknya sangat variatif, kemasannya bagus, dan rasanya enak. Bahkan bisa saya katakan, gedung NTT Mart yang paling bagus ada di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung produk lokal. Ia bahkan meminta agar ASN di Kabupaten Sikka menjadikan NTT Mart sebagai pilihan utama berbelanja.

“Kalau 9.000 lebih ASN setiap bulan membeli produk di NTT Mart, saya yakin Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan naik,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Petrus Robi Tulus mengajak seluruh masyarakat dan ASN di Sikka untuk mencintai dan membeli produk lokal.

“Kalau kita beli produk luar, maka yang diuntungkan pihak luar. Tetapi kalau kita beli produk lokal, maka yang diuntungkan adalah Kabupaten Sikka tercinta,” katanya.

Ia juga mendorong para pengusaha lokal untuk berperan sebagai distributor produk-produk UMKM agar dapat berkembang lebih besar.

“Sebagai pimpinan DPRD Provinsi NTT, kami akan mendukung penuh IKM dan UMKM di NTT melalui APBD,” tambahnya.

Dari kalangan pelaku usaha, Sonya Dagama, pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) yang tergabung dalam UNITAS SIKKA, menilai kehadiran NTT Mart sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap UMKM lokal.

“NTT Mart memberikan ruang promosi, kurasi, dan akses pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Menurut Sonya, inisiatif NTT Mart sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi daerah, pelestarian budaya lokal, dan peningkatan daya saing produk NTT. Ia juga menyoroti peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Data resmi menunjukkan pelaku UMKM terbesar di NTT berada di Kabupaten Sikka. UMKM tetap berjuang meski jalannya kadang terasa sepi. Semoga ruang pasar untuk kami tidak hanya indah dalam rencana, tetapi hadir dalam kenyataan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Sonya juga berharap dibukanya kembali jalur penerbangan potensial Denpasar–Maumere–Denpasar guna mendukung distribusi produk dan mobilitas ekonomi daerah.

Dengan diresmikannya NTT Mart Sikka, pemerintah daerah dan provinsi berharap tercipta ekosistem pemasaran yang berkelanjutan bagi produk lokal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi Kabupaten Sikka dan Nusa Tenggara Timur secara keseluruhan.

Komentar FB

Penulis : Reporter: Tim Redaksi tajukntt.id

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sikka Resmikan Kantor KSP Pintu Air Cabang Talibura, Dorong Keterlibatan dalam Pasokan Pangan Program MBG
Bentuk Apresiasi kepada Pelaku Ekraf, Menko Pemberdayaan Masyarakat Berikan Modal Usaha untuk 4 Klaster Nasabah PNM Mekaar di Kupang
Perempuan Sikka Sulap Ubi Jadi Sabun, Curi Perhatian di Festival Jelajah Maumere
BRI Maumere dan Kejari Sikka Perpanjang Kerjasama Bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara
PKB Desak Bupati Sikka Panggil Pemilik SPBU, Diduga Abaikan Hak Pekerja
Kantor Baru BRI Unit Wuring Mulai Beroperasi, Destrawan: Pelayanan Perlu Ditingkatkan
Moke Sikka Resmi Masuk Pasar Nasional, Bupati Juventus Lepas Produk Perdana BM Moke
Pasar Desa Maluriwu Resmi Dibuka, Bupati Sikka: Bisa Jadi Pusat Ekonomi Palue
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 02:27 WITA

Gubernur NTT Resmikan NTT Mart Sikka, Dorong ASN Wajib Beli Produk Lokal

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:38 WITA

Bupati Sikka Resmikan Kantor KSP Pintu Air Cabang Talibura, Dorong Keterlibatan dalam Pasokan Pangan Program MBG

Jumat, 3 Oktober 2025 - 07:28 WITA

Bentuk Apresiasi kepada Pelaku Ekraf, Menko Pemberdayaan Masyarakat Berikan Modal Usaha untuk 4 Klaster Nasabah PNM Mekaar di Kupang

Senin, 22 September 2025 - 05:32 WITA

Perempuan Sikka Sulap Ubi Jadi Sabun, Curi Perhatian di Festival Jelajah Maumere

Kamis, 18 September 2025 - 03:40 WITA

BRI Maumere dan Kejari Sikka Perpanjang Kerjasama Bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA