30 Persen Dana Desa Jadi Jaminan Kopdes Merah Putih di Sikka

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Verdinandus Lepe, Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi Kabupaten Sikka.

Verdinandus Lepe, Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi Kabupaten Sikka.

TajukNTT.ID – Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka memastikan 30 persen dana desa dan dana bagi hasil kelurahan menjadi jaminan pinjaman Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih dalam pengembangan usaha gerai sembako di wilayah tersebut.

Kebijakan itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Sikka, Verdi Lepe, dalam konferensi pers di Maumere, Rabu (17/12/2025), terkait progres pembangunan gerai Kopdes dan Koplur Merah Putih.

Menurut Verdi, skema pembiayaan dirancang agar koperasi memiliki waktu cukup untuk menjalankan usaha sebelum mulai mengangsur pinjaman ke bank.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengembalian pinjaman dilakukan pada bulan kesembilan. Selama delapan bulan pertama, koperasi diberi ruang untuk berusaha. Jaminannya adalah 30 persen dana desa dan dana bagi hasil kelurahan,” jelas Verdi.

Ia menegaskan, apabila koperasi mengalami kekurangan dana saat membayar cicilan ke Bank Himbara, maka 30 persen dana desa yang dijaminkan akan menutup kekurangan tersebut.

“Misalnya Kopdes kurang uang saat membayar pinjaman, maka 30 persen dana desa yang menjadi jaminan itu yang menanggung,” ujarnya.

Progres Gerai Masih Rendah

Verdi mengungkapkan, hingga 15 Desember 2025, progres pembangunan 10 gerai Kopdes dan Koplur Merah Putih di Kabupaten Sikka masih berkisar 3 hingga 11 persen. Proyek ini dikerjakan oleh PT Agrimas Pangan Nusantara bekerja sama dengan Kodim 1603/Sikka.

Setiap gerai dibangun dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar, termasuk fasilitas pendukung dan satu unit mobil pikap untuk menunjang mobilitas usaha.

Rincian progres pembangunan antara lain:

Kelurahan Kota Uneng: 4,7 persen

Kelurahan Madawat: 10,5 persen

Kelurahan Wuring: 9,2 persen

Kelurahan Wolomarang: 11,1 persen

Desa Tilang: 5,6 persen

Desa Egon: 5 persen

Desa Werang: 3 persen

Sementara Desa Hura Bekor, Geliting, dan Desa Koting B masih dalam tahap persiapan lahan.

Target Rampung 31 Januari 2026

Pemerintah menargetkan seluruh gerai Kopdes dan Koplur Merah Putih selesai dan diresmikan secara serentak pada 31 Januari 2026, yang direncanakan akan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Selain itu, terdapat 12 desa tambahan yang telah masuk dalam portal dan siap dikerjakan. Sekitar 80 desa lainnya dinilai memiliki potensi, namun terkendala ketersediaan lahan. Beberapa warga disebut siap menghibahkan tanah milik pribadi untuk mendukung pembangunan gerai koperasi.

Koperasi Milik Warga Setempat

Verdi menegaskan, anggota Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih adalah warga setempat, bukan warga dari desa atau kelurahan lain. Kepala desa dan lurah juga memiliki peran strategis sebagai bagian dari pengurus dan pengawas koperasi.

“Koperasi ini milik warga desa dan kelurahan itu sendiri. Karena itu kepala desa dan lurah harus kerja keras, karena mereka juga bertanggung jawab dalam pengelolaannya,” pungkasnya.

Komentar FB

Penulis : Reporter: Tim Redaksi tajukntt.id

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat
Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak
Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:44 WITA

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WITA

Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Berita Terbaru