Upaya Cegah Penularan HIV, Eltras Double Five Cafe & Karaoke Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan

- Reporter

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Sebanyak 25 karyawan Eltras Double Five Cafe & Karaoke di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, menjalani pemeriksaan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Kamis sore. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Kopeta Maumere sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta edukasi kesehatan masyarakat.

Tim medis dari Puskesmas Kopeta terdiri atas perawat sekaligus pengelola program HIV, Alfred; petugas laboratorium, Alin; dan dr. Dona selaku penyuluh HIV/AIDS.

“Hari ini ada sebanyak 25 orang yang diperiksa, dengan hasil semuanya nonreaktif. Pemeriksaannya menggunakan Reagent 1 untuk deteksi awal, dan hasilnya baik. Kami juga melakukan pemeriksaan sipilis, semuanya aman,” ujar Alfred seusai kegiatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alfred, hasil nonreaktif menandakan peserta negatif HIV pada tahap awal. Meski begitu, ia menganjurkan pemeriksaan lanjutan secara berkala sebagai langkah pencegahan.

“Pemeriksaan ini bagian dari deteksi dini. Kami dari tenaga kesehatan selalu siap sedia jika dibutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan, misalnya setiap tiga bulan sekali,” tambahnya.

Lurah Madawat, Charles Emanuel Idung, turut hadir memantau jalannya kegiatan dan memberikan apresiasi kepada pihak kafe.

“Saya mengapresiasi pemilik Eltras Double Five Cafe & Karaoke yang berinisiatif melaksanakan kegiatan ini untuk menjawab persoalan hari ini, di mana kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sikka sudah di atas angka ribuan,” kata Charles.
Ia menilai langkah tersebut sangat positif dan perlu ditiru oleh tempat-tempat hiburan lain.

“Saya berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap bulan atau dua bulan sekali, agar rasa nyaman pelanggan menjadi lebih terjamin di kemudian hari,” ujarnya.

Charles menambahkan, pihak kelurahan bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sikka juga rutin menggelar sosialisasi HIV/AIDS di wilayahnya.

“Dua bulan lalu kami bersama tim KPA juga melakukan sosialisasi di tempat ini. Hari ini, atas inisiatif pemilik kafe, melalui koordinasi dengan saya dan Puskesmas Kopeta, pemeriksaan ini kembali dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik Eltras Double Five Cafe & Karaoke, Andi Wonasoba, menuturkan bahwa pemeriksaan kesehatan karyawan sudah menjadi agenda rutin pihaknya.

“Ini bukan kegiatan pertama. Kami memang secara rutin bekerja sama dengan Puskesmas Kopeta untuk pemeriksaan HIV dan IMS, biasanya setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.

Andi menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah memastikan seluruh karyawan dan pelanggan merasa aman, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pencegahan penularan HIV/AIDS di tempat hiburan malam.

“Kami menyadari, pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan. Karena itu, kami akan terus membuka ruang bagi tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan dan penyuluhan di tempat kami,” tegasnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat
Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak
Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:44 WITA

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WITA

Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Berita Terbaru