Besok Pemkab Sikka Terapkan WFH Sehari Sepekan, Wabup Subandi: Layanan Publik pada 10 Instansi Tetap Berjalan

- Reporter

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi

 

MAUMERE,TAJUKNTT-Pemerintah Kabupaten Sikka resmi memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai besok, Jumat, 10 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri No. 800.1.5/3349/SJ.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menyatakan bahwa penerapan WFH ini adalah bagian dari transformasi budaya kerja ASN yang diinstruksikan pemerintah pusat guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif dan efisien di daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun kebijakan WFH mulai dijalankan, Pemerintah Kabupaten Sikka menjamin pelayanan publik tidak akan terganggu. Sejumlah unit kerja strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diwajibkan bekerja dari kantor (Work From Office/WFO).

Daftar instansi yang tetap memberikan layanan tatap muka secara penuh antara lain:

  1. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
  2. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
  3. Dinas Lingkungan Hidup
  4. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  5. Dinas Kesehatan
  6. Badan Pendapatan Daerah
  7. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
  8. RSUD dr. TC. Hillers Maumere
  9. Seluruh Puskesmas
  10. Laboratorium Kesehatan Daerah serta unit kesehatan lainnya.

Sementara itu, perangkat daerah yang tidak memberikan layanan langsung kepada masyarakat diizinkan menerapkan WFH berdasarkan kajian teknis internal masing-masing.

Wabup Subandi menekankan pentingnya aspek keamanan dan penghematan energi selama masa transisi kerja ini. Sebelum meninggalkan kantor untuk WFH, ASN wajib memastikan area kerja dalam kondisi aman.

“Bagi ASN yang melaksanakan WFH, agar mematikan perangkat elektronik, AC, lampu, kabel dari stop kontak listrik dan peralatan listrik lainnya di ruang kerja dan kantor masing-masing. Memastikan kondisi ruang kantor dalam keadaan aman,” ungkap Wabup Subandi, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, dilakukan efisiensi sumber daya melalui pembatasan penggunaan kendaraan dinas hanya untuk kepentingan mendesak, serta pemangkasan perjalanan dinas dalam daerah hingga 50 persen atau mengurangi frekuensi serta mengurangi jumlah rombongan yang melakukan perjalanan dinas.

Dalam surat edaran tersebut, Wakil Bupati meminta seluruh jajaran, mulai dari Staf Ahli, Asisten Sekda, Pimpinan Perangkat Daerah, hingga Kepala Desa, untuk melakukan penyesuaian tugas dengan skema kombinasi fleksibilitas:

“Tugas kedinasan di kantor (work from office/WFO) pada hari Senin sampai dengan Kamis. Tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal yang menjadi lokasi domisili pegawai ASN (work from home/WFH) setiap hari Jumat.”

Untuk menjaga produktivitas, Pemkab Sikka menerapkan pengawasan digital melalui presensi elektronik dan kontrol melekat dari atasan langsung. Wabup Subandi mengingatkan bahwa WFH bukanlah cuti.

“ASN yang WFH tetap harus bekerja dari rumah, bukan di tempat lain. Pengawasan dilakukan melekat oleh pimpinan,” tegas Wabup Subandi.

 

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat
Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak
Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda
PDI Perjuangan Sikka Siapkan Kader Tangguh, Yunus Takandewa: Harus Adaptif di Era Digital
Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga
Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp 523 Juta untuk Disabilitas, Lansia, dan Anak Terdampak Bencana di Sikka
Polres Sikka Ungkap 15 Kasus Bunuh Diri, Depresi hingga Ekonomi Jadi Pemicu, Warga Diajak Saling Peduli
Berita ini 189 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:44 WITA

Keluarga Korban STN dan 10 Suku Romanduru Tolak Bantuan Sembako dari Kapolres Sikka, Dianggap “Pire” dalam Adat

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WITA

Seorang PPPK di Sikka Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat Permohonan Maaf untuk Istri dan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 13:58 WITA

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas Dorong Perda Disabilitas di Sikka saat Penyerahan Bantuan Kursi Roda

Rabu, 29 April 2026 - 11:30 WITA

Proyek Terminal BBM Maumere Dimulai, Pertamina Patra Niaga Targetkan Jadi Pusat Distribusi NTT, Wabup Subandi: Kami Bangga

Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WITA

Perjuangan Tiga Kali ke Kemensos, Bupati Juventus Pastikan Sekolah Rakyat di Sikka, Lokasi Waigete Dicek Tenaga Ahli Mensos

Berita Terbaru