
Sikka- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sikka ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar tidurnya, Senin (28/7/2025) malam.
Korban berinisial M.E.S (45), warga Dusun Eha, Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, dikenal sebagai salah satu ASN aktif yang berdomisili di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi sekitar pukul 19.00 WITA, saat memasuki rumah korban melalui dapur dan mendapati kamar dalam keadaan gelap dan tertutup. Saat pintu dibuka, korban terlihat dalam posisi tergantung dengan tali nilon di leher yang terikat pada gording atap rumah. Kejadian ini sontak menggegerkan keluarga dan warga sekitar.
Menurut keterangan para saksi, pada pagi harinya korban sempat pergi ke Bank NTT Maumere bersama rekannya untuk mengambil dana guna persiapan kunjungan Bupati Sikka ke Desa Natakoli, Kecamatan Mapitara.
Korban kemudian diantar kembali ke rumah sekitar pukul 12.30 WITA. Ia bahkan sempat berbincang dengan salah satu saksi pada pukul 14.00 WITA, dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
Kapolsek Bola IPTU I Made Sutama bersama anggota langsung turun ke lokasi usai menerima laporan dari Kepala Desa. Sekitar pukul 20.45 WITA, Tim Inafis Polres Sikka yang dipimpin Kasat Reskrim IPTU Djafar Awad Alkatiri, SH tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Habibola tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Tali nilon yang digunakan diperkirakan sepanjang 3 meter, dengan jarak kaki korban ke lantai sekitar 60 cm.
Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Pernyataan resmi penolakan autopsi ditandatangani oleh adik kandung korban disaksikan para saksi.
Jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Dusun Eha, Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta masyarakat setempat yang mengenal korban sebagai ASN yang berdedikasi. Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya.
Catatan Redaksi: Bunuh diri adalah persoalan serius yang terkait dengan kesehatan mental. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tekanan psikologis atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera hubungi tenaga profesional atau layanan kesehatan terdekat.








