
Sikka-Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Rabu, 23 Juli 2025, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka di bawah kepemimpinan Fista Sambuari Kago, menunjukkan kepedulian nyata terhadap hak anak atas pendidikan dengan memfasilitasi seorang anak putus sekolah di Kecamatan Paga untuk kembali ke bangku pendidikan formal.
Anak tersebut bernama Rino, yang sebelumnya sempat terhenti pendidikannya karena kondisi keluarga. Kisah Rino terungkap saat kunjungan TP PKK Kabupaten Sikka ke rumah keluarga Ignasius Se pada 24 Maret 2025 di Kecamatan Paga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat situasi tersebut, TP PKK Kabupaten Sikka langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, pihak sekolah, dan Dinas Pendidikan, untuk mencarikan solusi terbaik.
Puncaknya, pada Hari Anak Nasional tahun ini, TP PKK Sikka bersama mitra kerja mengantarkan Rino secara resmi untuk kembali bersekolah di SMP Alvares Paga, disambut dengan haru oleh pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Sikka, Ibu Ketua TP PKK, instansi terkait, dan pihak sekolah atas perhatian dan kerja samanya. Ini bukti bahwa dengan sinergi, kita bisa mengembalikan masa depan anak-anak yang sempat terhenti,” ujar salah satu perwakilan keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, melainkan momen untuk bertindak nyata.
Ia menyampaikan bahwa ketika ditemukan ada anak yang tidak bersekolah karena alasan ekonomi, maka negara dan masyarakat harus hadir bersama-sama untuk menjawab kebutuhan itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi hingga anak tersebut bisa kembali bersekolah.
“Kami akan terus mengawal sekolah anak Rino ini sampai dia lulus,” tambah Fista Sambuari Kago.










