Pengusaha Keluhkan Bantuan Tenda Jadi dari Pokir DPRD Sikka: “Ini Sama Saja Mau Matikan Usaha Kami”

- Reporter

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda jadi yang terpasang dalam acara pesta. Sumber:istimewa.

Sikka-Rencana DPRD Kabupaten Sikka mengalokasikan dana lebih dari Rp 1,2 miliar dari Pokok Pikiran (Pokir) tahun anggaran 2025 untuk pengadaan tenda jadi menuai keluhan dari pengusaha tenda lokal. Mereka khawatir program bantuan yang ditujukan untuk 15 kelompok masyarakat itu akan mematikan usaha tenda yang sudah lebih dulu berjalan.

Salah seorang pengusaha tenda jadi, Rikardus Banda, menilai program bantuan tersebut berpotensi merugikan pengusaha lokal.

“Ini sama saja mau matikan usaha masyarakat. Harga sewa tenda jadi dari bantuan Pokir pasti lebih rendah karena mereka tidak ada beban, kan barang bantuan,” ungkapnya, Selasa (23/9/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rikardus Banda menjelaskan, usaha tenda jadi di Sikka selama ini dibangun dengan modal pinjaman dari bank atau koperasi kredit. Dengan hadirnya tenda bantuan dari Pokir DPRD, ia menilai posisi pengusaha yang menanggung beban pinjaman akan semakin sulit.

https://tajukntt.id/2025/09/22/rp-12-miliar-pokir-dprd-sikka-dialokasikan-untuk-bantuan-tenda-jadi-bagi-15-kelompok-masyarakat/

“Kalau DPRD mengadakan bantuan tenda jadi melalui Pokir, secara tidak langsung mematikan usaha kami. Usaha kami ini atas perjuangan dan modalnya dari pinjaman di bank dan koperasi. Kalau ada bantuan tenda jadi dari Pokir DPRD kan bantuan didapat cuma-cuma oleh kelompok penerima. Artinya persaingan di lapangan itu akan ada. Karena mereka menganggap barang tenda jadi adalah bantuan cuma-cuma, tentu mereka akan bermain di harga. Atau malah digunakan gratis di beberapa acara kedukaan atau kegiatan lainnya. Masyarakat pasti akan memilih itu. Sehingga pendapatan usaha bagi kami yang pakai modal sendiri ini akan tergerus,” tegasnya.

Menurutnya, dampak ini langsung terasa bagi pengusaha tenda lokal.

“Pendapatan kami pasti akan berkurang. Bagaimana untuk bayar cicilan koperasi atau bank itu. Secara tidak langsung DPRD mematikan usaha masyarakat atau pengusaha tenda,” lanjutnya.

Tedjo demikian ia disapa juga menilai bahwa bila memang ada bantuan untuk mendukung usaha masyarakat, sebaiknya diarahkan kepada pengusaha tenda jadi yang sudah ada, bukan diberikan kepada kelompok baru.

“Kalau memang bantuan untuk kelompok usaha, sebaiknya diberikan kepada pengusaha tenda yang sudah ada untuk peningkatan usaha, bukan malah kepada orang yang baru. Dengan begitu ada penambahan atau peningkatan usaha. Kalau diberi kepada orang baru, matilah persaingan di lapangan. Mereka kan tidak punya beban karena barang diperoleh gratis,” ucapnya.

Ia menambahkan, pengusaha tenda justru akan terbantu bila bantuan Pokir diarahkan pada pengadaan pelengkap usaha, seperti kursi, agar layanan mereka lebih lengkap.

https://tajukntt.id/2025/09/22/tingginya-permintaan-masyarakat-jadi-alasan-dprd-sikka-kembali-usulkan-pengadaan-tenda-jadi-lewat-pokir/

“Kalau memang bantuan itu untuk peningkatan usaha, paling tidak ada teman-teman pengusaha tenda yang mendapatkan. Misalnya mereka dapat bantuan kursi, sehingga pengusaha bisa satu paket kursi dan tenda. Tapi kalau kursi dan tenda diberikan kepada orang baru, maka lebih parah lagi dampaknya. Ada pengusaha yang hanya punya tenda tanpa kursi, ada yang sudah lengkap. Kalau malah diarahkan ke perorangan baru, pendapatan pengusaha tenda jadi yang sudah ada bisa lebih terpuruk,” jelasnya.

Ia pun berharap DPRD Sikka meninjau kembali rencana memberikan bantuan tenda jadi kepada masyarakat.

“Kami minta DPRD pikir ulang. Kalau memang mau bantu, arahkan untuk peningkatan usaha, bukan malah bunuh usaha yang sudah ada,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Sikka, Valerianus Samador, menjelaskan bahwa pengadaan tenda jadi melalui Pokir DPRD merupakan respons atas tingginya permintaan masyarakat.

“Bantuan tenda jadi ini kembali dianggarkan melalui Pokir juga karena dorongan tingginya permintaan masyarakat, di mana banyak diadakan pesta atau hajatan sehingga membutuhkan tenda jadi,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Valerianus menambahkan, program ini tidak sekadar memberi bantuan barang, tetapi juga disertai pelatihan.

“Di pelatihan kita ajari bagaimana pengelolaan bisnisnya. Selain ilmu, ada juga sharing pengalaman praktis usaha tenda menghadirkan pengusaha tenda jadi berpengalaman seperti Rindu Nyaman,” katanya.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnakertrans Sikka, Johanes Saverius, merincikan bahwa bantuan Pokir tahun anggaran 2025 ditargetkan menyasar 15 individu dan kelompok masyarakat dengan total 91 kotak tenda jadi.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAZISNU Sikka Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal
Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru
Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal
Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT
AWAS Berbagi Kasih Natal, Salurkan THR dan Parsel untuk 26 Wartawan di Sikka
Pemkab Sikka Pacu Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih, Target Diresmikan 31 Januari 2026
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:40 WITA

Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WITA

Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:23 WITA

Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:51 WITA

Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:34 WITA

Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA