Maumere TajukNTT.id — Harapan puluhan keluarga di Kabupaten Sikka kembali tumbuh melalui kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit yang diselenggarakan pada 4–6 Desember 2025 di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela, Maumere. Program kemanusiaan ini digelar secara gratis, melibatkan kolaborasi antara Yayasan Permata Sari Semarang, Yayasan Santa Elisabeth Lela, Pemerintah Daerah Sikka, serta tim dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi, dan estetik.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi salah satu program pelayanan kesehatan berbasis solidaritas yang sangat dinantikan masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan tindakan operasi untuk memperbaiki kondisi sumbing bibir maupun celah langit-langit.
Rangkaian Kegiatan Pelayanan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dimulai pada 4 Desember 2025 dengan proses skrining terhadap seluruh calon pasien. Tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan pasien memenuhi standar keamanan sebelum menjalani operasi.
Pada 5 Desember 2025, tim dokter bedah plastik, rekonstruksi, dan estetik melakukan rangkaian operasi bibir sumbing dan celah langit-langit. Tindakan ini dilakukan secara profesional dengan standar medis yang ketat, memastikan keamanan dan kenyamanan pasien selama proses pembedahan.
Sementara itu, 6 Desember 2025 diisi dengan visitasi dan evaluasi kondisi pasien pascaoperasi. Pasien yang dinyatakan stabil kemudian diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing dengan arahan perawatan lanjutan dari tim medis.
Peran Penting Yayasan Permata Sari Semarang
Yayasan Permata Sari Semarang – Indonesia merupakan lembaga kemanusiaan yang secara konsisten memberikan pelayanan bedah sumbing bibir dan langit-langit bagi masyarakat kurang mampu. Selama bertahun-tahun, yayasan ini dikenal aktif melakukan operasi gratis di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan dukungan tim medis profesional dan relawan, Yayasan Permata Sari memiliki misi besar untuk mengembalikan senyum anak-anak Indonesia serta membantu mereka memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Reputasinya sebagai salah satu yayasan yang fokus pada operasi bibir sumbing menjadikannya mitra strategis dalam berbagai kegiatan bakti sosial nasional.
Yayasan Santa Elisabeth Lela: Pelayanan Berbasis Cinta Kasih
Sebagai penyelenggara kesehatan yang menaungi RS Elisabeth Lela, Yayasan Santa Elisabeth Lela memiliki sejarah panjang dalam pelayanan sosial dan kesehatan di Kabupaten Sikka. Dijiwai oleh semangat pelayanan dalam kasih, yayasan ini terus menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
RS Elisabeth Lela sendiri telah menjadi pusat layanan kesehatan yang dipercaya masyarakat Maumere dan sekitarnya, dengan fasilitas dan tenaga medis yang kompeten dalam menangani berbagai kasus medis, termasuk tindakan bedah mayor.
Melalui kerja sama dengan Yayasan Permata Sari dan dukungan Pemerintah Daerah Sikka, RS Elisabeth Lela kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan sosial yang bermakna bagi masyarakat.
Sinergi untuk Senyum Anak-Anak Sikka
Pemerintah Daerah Sikka menyambut baik pelaksanaan bakti sosial ini sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi para pasien, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya akses layanan kesehatan yang inklusif.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun, sehingga semakin banyak anak di Kabupaten Sikka dan daerah sekitarnya yang mendapatkan kesempatan untuk hidup lebih percaya diri dan sehat tanpa hambatan fisik akibat sumbing bibir maupun celah langit-langit.
Penulis : Reporter: Tim Redaksi tajukntt.id
Editor : Wiliam
Sumber Berita : rilis










